Darah Tumpah di Tanah Sengketa: Eksekusi Lahan di Sumbawa Ricuh, Tiga Polisi Terluka Dilarikan ke Rumah Sakit

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 6 November 2025 - 07:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Besar-Upaya eksekusi lahan sengketa seluas 1,58 hektare di Dusun Ai Jati, Desa Mapin Kebak, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, berujung ricuh pada Rabu (5/11/2025). Massa dari pihak termohon melakukan perlawanan sengit hingga menyebabkan tiga personel Kepolisian terluka, memaksa petugas menunda proses eksekusi.

Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., yang memimpin langsung pengamanan, menegaskan bahwa penundaan dilakukan demi alasan kemanusiaan dan untuk menghindari jatuhnya korban lebih banyak.

“Terdapat perlawanan yang menggunakan senjata tajam dan melibatkan balita, anak-anak, serta lansia. Kami harus menarik mundur pasukan untuk konsolidasi dan mempertimbangkan kemacetan lalu lintas yang parah. Prioritas kami adalah keselamatan personel dan masyarakat,” ujar Kapolres.

Baca Juga :  PJU Polda Taklukkan Tim PWI NTB 9-5, Kapolda NTB: Ini Bukan Sekadar Sepak Bola, Tapi Perkuat Sinergi

Eksekusi tersebut dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri Sumbawa berdasarkan Putusan Nomor 24/Pdt.G/1991/PN Sbw. Untuk mengamankan jalannya kegiatan, pihak Kepolisian menurunkan 325 personel gabungan dari Polres Sumbawa, Brimob, dan Kodim.

Personel tiba di lokasi sekitar pukul 07.09 WITA, namun langsung disambut oleh sekitar 50 orang massa termohon eksekusi yang telah memblokir jalan lintas Tano-Sumbawa dengan membakar ban.

Baca Juga :  Pilgub NTB 2024: Zul-Uhel Siap Kirim 10 Ribu Anak NTB Belajar Dalam dan Luar Negeri

Situasi memanas pada pukul 07.25 WITA, ketika massa melakukan perlawanan brutal menggunakan senjata tajam, tombak, celurit, hingga panah. Akibatnya, tiga anggota Polres Sumbawa terluka, masing-masing yakni Aipda I Nyoman Adi Putra, luka robek di lengan kiri akibat tebasan benda tajam, Aipda I Gusti Bayu Yogi Anggara, luka akibat benda tumpul dan gores di wajah dan Briptu Ahlan Tamara Fautista, luka robek di kaki kanan akibat tebasan benda tajam dan kini menjalani operasi di RSUD Sumbawa.

 

Berita Terkait

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan
Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris
Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing
Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama
Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya
MotoGP Mandalika Tak Boleh Cuma Ramai Saat Balapan, Wagub NTB Dorong Ekonomi Bergerak Sepanjang Tahun
HMI Cabang Dompu Desak Distanbun Buka Data Penerima Alsintan, Soroti Kelompok Tani Fiktif
Musyafirin Tolak Mundur dari PDIP, Tetap Jadi Komisaris Bank NTB Syariah, Rachmat Hidayat Pastikan Dipecat
Berita ini 69 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:06 WIB

Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing

Jumat, 2 Oktober 2026 - 10:13 WIB

Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama

Kamis, 1 Oktober 2026 - 22:19 WIB

Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya

Berita Terbaru