Pilkada 2024, Bawaslu NTB Perintahkan Panwascam Antisipasi Isu Sara dan Fanatisme Kedaerahan 

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 7 Juni 2024 - 04:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bawaslu NTB Itratip

Ketua Bawaslu NTB Itratip

SumbawaPost, Mataram – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi NTB Itratip, menegaskan bahwa potensi Kerawanan Pilkada lebih tinggi dibandingkan Pileg dan Pilpres 2024.

Hal ini ditemukannya saat membuka Rapat Evaluasi Penanganan Pelanggaran dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 di Hotel Lombok Plaza, Kota Mataram, Kamis (7/6/2024) sore. Yang dihadiri Panwascam Kabupaten kota di NTB.

Sambung ia, menurut Itratip, potensi kerawanan Pilkada 2024 tinggi dikarenakan persaingan yang sangat tinggi antar calon kepala daerah di masing-masing wilayah di NTB.

Hal ini, menurutnya dipicu adanya hubungan paslon Pilkada dari sisi etnis, geografis, kekerabatan.

Untuk Provinsi NTB, biasanya para calonnya terdiri dari Pulau yakni, Sumbawa dan Pulau Lombok dan tiga etnis besar yakni, Samawa, Mbojo dan Suku Sasak.

“Nah fanatisme kedaerahan ini yang harus diwaspadai. Ini bisa mengarah ke isu (Suku, Agama, dan Antar Golongan). Tugas kita adalah bagaimana mencegah isu sara itu tidak berkembang luas di Pilkada,” ujar Itratip.

Baca Juga :  Gagal Perkosa Bunga, Pemuda di Desa Tangga Bima Meringkuk di Penjara 

Lebih lanjut dikatakannya bahwa dengan kuatnya sentimen kedaerahan dan fanatisme kesukuan di Pilkada.

Baik Pilgub dan Pilkada kabupaten/kota di NTB, tentunya hal ini berpotensi akan banyak memunculkan berita hoax atau berita bohong.

“Saya ingatkan tolong para Panwas kabupaten/kota hingga panwas kecamatan untuk mengantisipasi isu sara itu. Ini berbahaya jika tidak dicegah dari sekarang, karena akan merusak disharmonisasi bangsa,” kata Itratip lantang.

Ia menambahkan, bahwa lantaran Pilkada akan ramai dengan adanya laporan pelanggaran, tentunya para Panwas di semua level dari kabupaten hingga desa, harus benar-benar aktif melakukan persiapan pelaporannya.

Baca Juga :  KPU NTB Diduga Memihak Salah Satu Paslon, Agus Hilman Angkat Bicara 

Selanjutnya, antisipasi terhadap potensi keterlibatan ASN dan kepala desa secara masif juga harus mulai dipersiapkan.

“Biasanya, pelanggaran Pilkada dari sisi ASN bisa lebih besar ketimbang saat pemilu lalu. Ini termasuk tenaga honorer, tenaga kontrak juga rentan karena nasib mereka tergantung dari hasil pilkada. Tugas kita semua harus bagaimana aktif melakukan pengawasan dan antisipasi akan potensi kerawanan itu,” tandas Itratip.

“Ini tantangan dan dinamikanya. Dan ingat isu pilkada dan pileg jelas berbeda. Isu pilkada adalah isu domestik, sehingga tantangannya jauh lebih berat,” tegas Itratip.

Kegiatan tersebut juga ikut dihadiri oleh Ketua KPU NTB, Muhammad Khuwailid yang menyampaikan evaluasi teknis pelaksanaan Pemilu 2024 serta Perwakilan Polda NTB sebagai bagian dari Gakkumdu Provinsi NTB.

Berita Terkait

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Lombok Dipilih Jadi Lokasi Studi PHOTON Internasional untuk Cegah TBC
Kapolda NTB Kerahkan 2.678 Personel Amankan MotoGP Mandalika 2026
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Basarnas Siagakan 2 Helikopter untuk Evakuasi Medis
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:42 WIB

Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB

Kepala Disperindag NTB H. Lalu Wiranata Bersama Tim Mematangkan Persiapan Enam Mitra Binaan NTB Yang Akan Mengikuti TEI 2026.

Bisnis & Ekonomi

Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:42 WIB