Ringankan Beban Petani, Bupati KSB Salurkan 10 Mesin Raksasa Panen ke Tengah Ladang

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 07:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Sumbawa Barat – Bupati Sumbawa Barat, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si., meninjau langsung pelaksanaan panen padi di Orong Bawa, Desa Ai Suning, Kecamatan Seteluk, pada Senin 8 April 2025. Dalam kunjungan tersebut, Bupati mengumumkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat akan segera menyalurkan 10 unit mesin panen padi (combine harvester) untuk mendukung percepatan panen di tengah musim panen yang sedang berlangsung.

“Penyaluran combine ini kita targetkan dalam dua minggu ke depan. Ini bentuk komitmen kami untuk mendukung petani dan memperkuat kedaulatan pangan daerah,” ujar Bupati.

Menurutnya, bantuan mesin panen ini tidak hanya bertujuan mempercepat proses panen, tetapi juga menekan biaya produksi yang kerap menjadi beban petani. Di sisi lain, keberadaan alat panen modern ini diharapkan menjadi solusi atas keluhan petani yang selama ini kesulitan mendapatkan alat pemotong padi saat musim panen tiba.

Baca Juga :  Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Asisten II Setda KSB, Suhadi, S.P., yang menegaskan pentingnya mekanisasi pertanian. Ia menyampaikan bahwa penggunaan combine harvester sangat efektif dalam mengurangi potensi kehilangan hasil panen dan mempercepat proses kerja.

“Panen manual memakan waktu lama dan memiliki risiko kehilangan hasil yang cukup tinggi. Dengan combine, hasil panen bisa lebih maksimal dan efisien,” jelas Suhadi.

Ia juga menambahkan bahwa minimnya tenaga kerja panen menjadi tantangan tersendiri bagi petani saat panen raya. Oleh karena itu, penggunaan alat pertanian modern seperti combine menjadi solusi strategis untuk menjaga produktivitas tanpa sepenuhnya menghilangkan peran tenaga kerja lokal.

Dengan langkah ini, Pemkab Sumbawa Barat menunjukkan keseriusannya dalam mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan jangka panjang.

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru