WNA Belanda Pilih Wafat di Sumbawa, Tolak Pulang dan Kasih Kontak Keluarga: Polisi Sampai Bingung

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 15 Juni 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda bernama Eduard William Theodoor Oostendorp ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos milik warga di Dusun Kauman, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa, pada Rabu (11/6/2025) sekitar pukul 18.00 Wita.

Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., saat dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan bahwa proses penyelidikan masih terus berlangsung.

“Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa oleh salah satu warga sekitar, yang curiga karena tak melihat adanya gerakan dari dalam kamar kos. Saat ini Sat Reskrim Polres Sumbawa masih terus berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan Kedutaan Besar Belanda,” jelas Kombes Kholid. Minggu (15/06) dalam keterangan yang diterima media ini.

Baca Juga :  Aksi Heroik Ditpolairud Polda NTB, 5 Nelayan Selamat dari Maut Kapal Terbalik di Selat Alas

Dari keterangan sejumlah saksi, korban diketahui telah lama menetap di Indonesia. Ia sempat dirawat di beberapa fasilitas kesehatan, termasuk dirujuk ke RSUD Provinsi NTB di Mataram. Namun, karena kondisi kesehatannya yang terus menurun, korban meminta pulang paksa dan memilih kembali ke Sumbawa.

Yang menarik, korban dilaporkan sempat menolak memberikan kontak keluarganya di Belanda, meskipun warga setempat telah menyarankan agar keluarga dihubungi mengingat kondisi kesehatannya yang memburuk.

“Ini menjadi tantangan tersendiri bagi kami, untuk menelusuri keberadaan keluarga korban di negara asalnya,” tutur Kombes Pol. Mohammad Kholid.

Saat ini, pihak kepolisian tengah berkoordinasi dengan sejumlah instansi, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa Besar dan Kedutaan Besar Belanda. Namun, proses pemulangan jenazah masih menemui kendala, terutama terkait pembiayaan dan identifikasi pihak keluarga.

Baca Juga :  NTB Panen Udang Hampir 10 Triliunan Tiap Tahun, Tapi Pabriknya di Jawa, Kita Ini Nelayan atau Ekspedisi?

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi. Proses dan prosedur diplomatik sedang dijalankan sesuai aturan yang berlaku. Bagi warga yang memiliki informasi terkait korban, kami sangat menghargai bila bersedia membantu,” tambah Kabid Humas Polda NTB itu.

Salah satu warga, Najwa binti Adnan, yang mengaku mengenal korban sejak tahun 2015, menjelaskan bahwa korban memang telah lama menderita gangguan ginjal dan jantung.

“Waktu itu beliau sempat cerita kalau dokter tidak bisa operasi, karena isi perutnya penuh cairan dan terlalu berisiko. Tapi beliau tetap bersikeras kembali ke Sumbawa,” ujarnya.

Jenazah korban saat ini masih berada di RSUD Sumbawa. Hasil visum menyatakan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

 

Berita Terkait

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P
FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional
Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK
Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi
Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur
Pemudik Siap-Siap! Kapolda NTB Edy Murbowo Cek Langsung Kesiapan Pelabuhan Lembar Jelang Lebaran 2026
Permen Komdigi 9/2026 Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, DPRD NTB Nadirah Al-Habsyi Soroti Hak Anak dan Literasi Digital
Kapolda NTB Bukber Bareng BEM dan OKP, Ngobrol Santai Tapi Pesannya Tegas: Jaga NTB!
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 01:15 WIB

Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

Senin, 9 Maret 2026 - 00:51 WIB

FITRA Bongkar APBD NTB 2026: Belanja Modal Hanya 3,4 Persen, Terendah Secara Nasional

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:33 WIB

Sekolah Swasta Tak Lagi Anak Tiri, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Siapkan 400 Sertifikasi SMK

Minggu, 8 Maret 2026 - 13:48 WIB

Brang Ene Jadi Lokasi Program Wisata Kerakyatan dan Agribisnis Sapi, Pemkab Sumbawa Barat Siapkan 200 Ekor Sapi

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:04 WIB

Nekat Copet HP Demi Baju Lebaran Pacar, Remaja 16 Tahun Diamankan Warga di Lombok Timur

Berita Terbaru