WBBM Jangan Cuma Plakat di Dinding, Wagub NTB Sindir RSUDP: Pelayanan Harus Rasa Nyata, Bukan Rasa Brosur

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, melontarkan sindiran menohok saat membuka penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di RSUDP NTB. Ia mengingatkan bahwa predikat WBBM jangan hanya jadi plakat penghias dinding atau sekadar jargon manis di brosur, tetapi harus diwujudkan lewat pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri (IDP) atau akrab disapa Umi Dinda bersama Asisten I Setda Provinsi NTB, Fathurrahman, secara resmi membuka Penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUDP) NTB. Proses penilaian yang dilakukan Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan-RB ini berlangsung di Aula Rinjani RSUDP NTB, Kamis (2/10).

Penilaian WBBM kali ini bertujuan melakukan verifikasi faktual atas layanan RSUDP NTB, setelah sebelumnya melewati tahap verifikasi administrasi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Hingga Juli 2024, Polda NTB Tangani 72 Kasus Kejahatan Terhadap Anak

Dalam sambutannya, Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa predikat WBBM bukan sekadar prestasi simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab nyata seluruh aparatur untuk menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas.

“Dengan demikian orang tidak hanya membaca melalui pamflet bahwa RSUD Provinsi NTB mendapatkan predikat WBBM, tetapi seluruh aparatur yang bekerja dapat memahami tujuan dari ikhtiar ini, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Umi Dinda.

Umi Dinda juga mengingatkan bahwa RSUDP NTB sebagai rumah sakit rujukan provinsi tidak boleh merasa puas dengan berbagai predikat yang sudah dikantongi. Menurutnya, penilaian WBBM harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pelayanan.

Baca Juga :  Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Gunakan Senjata Api di Bima

“Saya perlu mengingatkan kita semua bahwa peraih prestasi itulah tujuan kita berorganisasi, tetapi memperbaiki segala sistem dan tata kelola identifikasi itu jauh lebih penting dan utama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Umi Dinda menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di samping pendidikan dan ekonomi. Karena itu, jajaran RSUDP diminta terus memperkuat regulasi dan metode pelayanan agar masyarakat mendapatkan layanan yang semakin baik dan profesional.

Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa WBBM bukan hanya predikat, melainkan simbol komitmen integritas dan pelayanan bersih. Gelar ini sekaligus menjadi tolak ukur kepercayaan masyarakat dan pengingat bagi birokrasi untuk selalu hadir tanpa praktik yang merugikan publik.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru