WBBM Jangan Cuma Plakat di Dinding, Wagub NTB Sindir RSUDP: Pelayanan Harus Rasa Nyata, Bukan Rasa Brosur

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 06:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, melontarkan sindiran menohok saat membuka penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di RSUDP NTB. Ia mengingatkan bahwa predikat WBBM jangan hanya jadi plakat penghias dinding atau sekadar jargon manis di brosur, tetapi harus diwujudkan lewat pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri (IDP) atau akrab disapa Umi Dinda bersama Asisten I Setda Provinsi NTB, Fathurrahman, secara resmi membuka Penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUDP) NTB. Proses penilaian yang dilakukan Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan-RB ini berlangsung di Aula Rinjani RSUDP NTB, Kamis (2/10).

Penilaian WBBM kali ini bertujuan melakukan verifikasi faktual atas layanan RSUDP NTB, setelah sebelumnya melewati tahap verifikasi administrasi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tuntaskan 'Utang' Bonus Atlet: Rp32 Miliar Cair, Janji Harus Ditepati

Dalam sambutannya, Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa predikat WBBM bukan sekadar prestasi simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab nyata seluruh aparatur untuk menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas.

“Dengan demikian orang tidak hanya membaca melalui pamflet bahwa RSUD Provinsi NTB mendapatkan predikat WBBM, tetapi seluruh aparatur yang bekerja dapat memahami tujuan dari ikhtiar ini, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Umi Dinda.

Umi Dinda juga mengingatkan bahwa RSUDP NTB sebagai rumah sakit rujukan provinsi tidak boleh merasa puas dengan berbagai predikat yang sudah dikantongi. Menurutnya, penilaian WBBM harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pelayanan.

Baca Juga :  Paradoks Zakat NTB: Potensi Rp2,8 Triliun, Tapi Baru Terkumpul Rp1,9 Miliar

“Saya perlu mengingatkan kita semua bahwa peraih prestasi itulah tujuan kita berorganisasi, tetapi memperbaiki segala sistem dan tata kelola identifikasi itu jauh lebih penting dan utama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Umi Dinda menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di samping pendidikan dan ekonomi. Karena itu, jajaran RSUDP diminta terus memperkuat regulasi dan metode pelayanan agar masyarakat mendapatkan layanan yang semakin baik dan profesional.

Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa WBBM bukan hanya predikat, melainkan simbol komitmen integritas dan pelayanan bersih. Gelar ini sekaligus menjadi tolak ukur kepercayaan masyarakat dan pengingat bagi birokrasi untuk selalu hadir tanpa praktik yang merugikan publik.

 

Berita Terkait

Keluarga Mengadu ke PWI NTB, Yanuar Fikri PMI Diduga Korban TPPO Segera Pulang ke NTB
35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya
15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
35 Ribu Warga NTB Adu Nasib ke Luar Negeri Sepanjang 2025, Remitansi Lebih dari Rp220 Miliar
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Kirim 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Lombok Barat
Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita
NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik
Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:45 WIB

Keluarga Mengadu ke PWI NTB, Yanuar Fikri PMI Diduga Korban TPPO Segera Pulang ke NTB

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:01 WIB

35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:51 WIB

35 Ribu Warga NTB Adu Nasib ke Luar Negeri Sepanjang 2025, Remitansi Lebih dari Rp220 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Kirim 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Lombok Barat

Berita Terbaru