WBBM Jangan Cuma Plakat di Dinding, Wagub NTB Sindir RSUDP: Pelayanan Harus Rasa Nyata, Bukan Rasa Brosur

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 06:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, melontarkan sindiran menohok saat membuka penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di RSUDP NTB. Ia mengingatkan bahwa predikat WBBM jangan hanya jadi plakat penghias dinding atau sekadar jargon manis di brosur, tetapi harus diwujudkan lewat pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri (IDP) atau akrab disapa Umi Dinda bersama Asisten I Setda Provinsi NTB, Fathurrahman, secara resmi membuka Penilaian Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi (RSUDP) NTB. Proses penilaian yang dilakukan Tim Penilai Nasional (TPN) Kemenpan-RB ini berlangsung di Aula Rinjani RSUDP NTB, Kamis (2/10).

Penilaian WBBM kali ini bertujuan melakukan verifikasi faktual atas layanan RSUDP NTB, setelah sebelumnya melewati tahap verifikasi administrasi. Langkah ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Baca Juga :  KNPI NTB Pasang Badan! 392 Pejabat Dilantik, Birokrasi Diminta Langsung Tancap Gas 2026

Dalam sambutannya, Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa predikat WBBM bukan sekadar prestasi simbolis, melainkan bentuk tanggung jawab nyata seluruh aparatur untuk menghadirkan pelayanan publik yang berintegritas.

“Dengan demikian orang tidak hanya membaca melalui pamflet bahwa RSUD Provinsi NTB mendapatkan predikat WBBM, tetapi seluruh aparatur yang bekerja dapat memahami tujuan dari ikhtiar ini, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegas Umi Dinda.

Umi Dinda juga mengingatkan bahwa RSUDP NTB sebagai rumah sakit rujukan provinsi tidak boleh merasa puas dengan berbagai predikat yang sudah dikantongi. Menurutnya, penilaian WBBM harus menjadi momentum untuk memperkuat tata kelola pelayanan.

Baca Juga :  Bukan Musyawarah, Tapi Perang Voting: Interpelasi DAK NTB Kandas, Voting Terbuka Bongkar Siapa Bela Rakyat

“Saya perlu mengingatkan kita semua bahwa peraih prestasi itulah tujuan kita berorganisasi, tetapi memperbaiki segala sistem dan tata kelola identifikasi itu jauh lebih penting dan utama,” ujarnya.

Lebih lanjut, Umi Dinda menekankan bahwa pelayanan kesehatan merupakan salah satu pilar utama dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di samping pendidikan dan ekonomi. Karena itu, jajaran RSUDP diminta terus memperkuat regulasi dan metode pelayanan agar masyarakat mendapatkan layanan yang semakin baik dan profesional.

Wagub Umi Dinda menegaskan bahwa WBBM bukan hanya predikat, melainkan simbol komitmen integritas dan pelayanan bersih. Gelar ini sekaligus menjadi tolak ukur kepercayaan masyarakat dan pengingat bagi birokrasi untuk selalu hadir tanpa praktik yang merugikan publik.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Jalan Langgudu Selatan Dikebut Masuk IJD 2026, Pemda Bima Diberi Deadline 2 Bulan Lengkapi 5 Ruas
Tak Mau Tertinggal, Pemprov NTB Gandeng DPD RI Dorong Jalan Waduruka-Sarae Ruma Bima Masuk IJD
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB