Wamendagri RI Ingatkan RSUD NTB Beri Pelayanan Cepat dan Tanggap, Tanpa Banyak Drama

Avatar

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram –Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan, kepemimpinan baiklah yang mampu membawa sebuah rumah sakit memiliki pelayanan yang cepat dan tanggap tanpa banyak drama dalam organisasinya.

“It’s all about leadership. RSUD NTB harus cepat dan tanggap dalam pelayanan, tanpa banyak drama,” pesan Bima Arya Sugiarto dan juga mantan Walikota Bogor periode 2014-2024 saat acara Focus Group Discussion (FGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB dengan mengusung tema Inovasi serta Penataan Organisasi dalam rangka mewujudkan Agile Government, Aula Rinjani RSUD NTB.

Selain itu, Wamendagri juga menjelaskan, perlunya kaderisasi yang baik di dalam organisasi khususnya pada rumah sakit dan dinas kesehatan.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Keluarkan 3 Instruksi Soal Insiden Rumah Singgah RSUD, Wagub Umi Dinda Segera Tindaklanjuti

“Selain itu, akuntabilitas dan transparansi juga perlu dijunjung tinggi,”ungkap Wamendagri.

Tak ketinggalan, Wamendagri juga berpesan agar RSUD menjujung tinggi fungsinya sebagai pelayan publik yang sebisa mungkin tidak boleh menolak pasien.

“Hospitality yang baik juga diperlukan dari Satpam hingga perawat yang bertugas diharapkan agar menjunjung sikap ramah dan pelayanan yang diberikan kepada setiap pasien dan keluarga pasien yang datang,”pesannya.

Sementara, Pemerintah Provinsi NTB melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB terus berkomitmen dalam mewujudkan tata kelola pelayanan rumah sakit yang cepat dan tanggap. Direktur RSUD (NTB) dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H yang akrab disapa Dokter Jack menyampaikan, saat ini rumah sakit membutuhkan pelayanan yang dinamis, cepat, dan responsif dan tidak bertele-tele.

Baca Juga :  Tak Perlu Jadi Pahlawan untuk Menolong! Warga Bima Bersatu Selamatkan Nyawa Anjing

“Sudah saatnya setiap organisasi rumah sakit ini tidak terlalu memerlukan birokrasi yang panjang,” tutur Dokter Jack saat membuka FGD.

Oleh karena itu, Dokter Jack berharap dengan keikutsertaan Wamendagri Bima Arya Sugiarto, banyak pola tatakelola Rumah Sakit yang cepat dan tanggap dapat diadopsi oleh RSUD NTB.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB