SUMBAWAPOST.com, Mataram –Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menjelaskan, kepemimpinan baiklah yang mampu membawa sebuah rumah sakit memiliki pelayanan yang cepat dan tanggap tanpa banyak drama dalam organisasinya.
“It’s all about leadership. RSUD NTB harus cepat dan tanggap dalam pelayanan, tanpa banyak drama,” pesan Bima Arya Sugiarto dan juga mantan Walikota Bogor periode 2014-2024 saat acara Focus Group Discussion (FGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB dengan mengusung tema Inovasi serta Penataan Organisasi dalam rangka mewujudkan Agile Government, Aula Rinjani RSUD NTB.
Selain itu, Wamendagri juga menjelaskan, perlunya kaderisasi yang baik di dalam organisasi khususnya pada rumah sakit dan dinas kesehatan.
“Selain itu, akuntabilitas dan transparansi juga perlu dijunjung tinggi,”ungkap Wamendagri.
Tak ketinggalan, Wamendagri juga berpesan agar RSUD menjujung tinggi fungsinya sebagai pelayan publik yang sebisa mungkin tidak boleh menolak pasien.
“Hospitality yang baik juga diperlukan dari Satpam hingga perawat yang bertugas diharapkan agar menjunjung sikap ramah dan pelayanan yang diberikan kepada setiap pasien dan keluarga pasien yang datang,”pesannya.
Sementara, Pemerintah Provinsi NTB melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB terus berkomitmen dalam mewujudkan tata kelola pelayanan rumah sakit yang cepat dan tanggap. Direktur RSUD (NTB) dr. H. Lalu Herman Mahaputra, M.Kes., M.H yang akrab disapa Dokter Jack menyampaikan, saat ini rumah sakit membutuhkan pelayanan yang dinamis, cepat, dan responsif dan tidak bertele-tele.
“Sudah saatnya setiap organisasi rumah sakit ini tidak terlalu memerlukan birokrasi yang panjang,” tutur Dokter Jack saat membuka FGD.
Oleh karena itu, Dokter Jack berharap dengan keikutsertaan Wamendagri Bima Arya Sugiarto, banyak pola tatakelola Rumah Sakit yang cepat dan tanggap dapat diadopsi oleh RSUD NTB.










