SUMBAWAPOST.com, Bima – Usai Rukun Aktivis Seluruh NTB (RUSA NTB) ke Kemendagri terkait dugaan netralitas, kali ini giliran Pj Walikota Bima, Mukhtar Landa kembali dilaporkan oleh Relawan Advokasi untuk Demokrasi (RELASI) ke Pj Gubernur NTB terkait hal serupa.
“Betul hari ini kami laporkan Pj Walkot Bima Muhktar Landa ke Pj Gubernur NTB terkait dugaan tak netral di Pilkada 2024,” kata “Ketua RELASI, Owen Chandra,” Selasa, 8 Oktober 2024.
Owen mengaku, pihaknya melaporkan Pj Walkot Bima ke Pj Gubernur NTB terkait dugaan netralitas ASN. Menurutnya, Pj Walkot Bima terindikasi terlibat politik praktis dengan berencana melakukan rotasi dan mutasi.
“Sikap tak netral Pj Walkot Bima dengan ingin melakukan rotasi dan mutasi terjadi tiga Kepala Dinas dan Sekwan DPRD Kota Bima. “Ini tidak bisa dibiarkan, karena saat ini sedang tahapan Pilkada,” katanya.
Owen meminta Pj Gubernur NTB agar mendesak Pj Walkot Bima agar mengurungkan niatnya untuk tidak melakukan mutasi dan rotasi jabatan di Pemkot Bima. Sebab tugas utama Pj Walkot adalah mensukseskan pilkada agar berjalan aman.
“Pj Walkot Bima garus bisa melihat kondisi yang ada. Jangan memaksakan kehendak yang akan akan menciptakan kesan yang tidak baik dan terjadinya instabilitas daerah,” ujarnya.
Sebelumnya RUSA NTB, melaporkan Penjabat (Pj) Walikota Bima, Muhktar Landa ke Kemendagri. Penyebabnya Mukhtar Landa diduga hendak melakukan rotasi dan mutasi jabatan pada saat Pilkada 2024.
“Hari ini kami laporkan Pj Walkot Bima secara resmi ke Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otda) Kemendagri,” ucap Koordinator RUSA NTB, Abdul Fattah SH, Senin, (7/10/2024)
Ia mengaku pihaknya melaporkan Mukhtar ke Kemendagri lantaran ingin melakukan mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Bima ketika tahapan Pilkada 2024. Informasinya Pj Walkot Bima akan merotasi dan memutasi tiga Kepala Dinas dan Sekwan DPRD Kota Bima.
“Kami menilai keinginan Pj Walkot untuk rotasi dan mutasi melanggar ketentuan hukum dan prinsip netralitas ASN. Karena ada motif politik dibalik mutasi dan rotasi jabatan menjelang Pilkada 2024,” katanya.










