UMKM NTB Didorong Tembus Pasar Dunia, Program Cetak Eksportir Baru Dilirik Hingga Afrika

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Disperindag NTB, DR. Aryanti Dwiyani bersama perwakilan LPEI, delegasi Ghana Exim Bank, serta peserta UMKM saat mengikuti program pembinaan eksportir baru di NTB.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri Disperindag NTB, DR. Aryanti Dwiyani bersama perwakilan LPEI, delegasi Ghana Exim Bank, serta peserta UMKM saat mengikuti program pembinaan eksportir baru di NTB.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Upaya mencetak eksportir baru dari Nusa Tenggara Barat (NTB) terus diperkuat. Melalui kolaborasi antara Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) didorong untuk naik kelas dan mampu bersaing di pasar global.

Program tersebut dirancang sebagai langkah strategis untuk melahirkan eksportir-eksportir baru, khususnya dari kalangan UMKM di Pulau Lombok dan NTB secara umum. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, serta delegasi Ghana Exim Bank yang didampingi Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, H. Lalu Wiranata, S.IP., M.A., yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Luar Negeri (PPLN), Dr. Aryanti Dwiyani, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung UMKM agar mampu menembus pasar internasional.

“Pemerintah berkomitmen hadir memberikan dukungan nyata melalui edukasi dan pelatihan, pendampingan usaha serta memfasilitasi akses pembiayaan agar UMKM di NTB dapat naik kelas dan memiliki daya saing global,” ujar Dr. Aryanti Dwiyani mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTB, dalam keterangan yang diterima media ini. Minggu (28/6/2026)

Baca Juga :  Terungkap! Ini Lokasi Tiga Koperasi Tambang di NTB yang Resmi Kantongi IPR

Menurutnya, sinergi antara Kementerian Keuangan, LPEI, dan Pemerintah Provinsi NTB menjadi fondasi penting dalam memperkuat kapasitas UMKM agar tidak hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga mampu menjadi pelaku ekspor yang berkelanjutan.

Menariknya, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian internasional. Delegasi Ghana Exim Bank yang terdiri dari Mr. Frank dan Mr. Michael hadir untuk mempelajari model pembinaan eksportir milik Indonesia Eximbank melalui CPNE (Coaching Program for New Exporter) Academy.

Program tersebut dinilai berhasil mendorong lahirnya eksportir baru di Indonesia dan direncanakan akan diadaptasi untuk pengembangan UMKM di Ghana, Afrika.

Kehadiran delegasi Ghana menjadi bukti bahwa model pengembangan UMKM dan eksportir yang diterapkan Indonesia mulai mendapat perhatian dari negara lain sebagai referensi dalam memperkuat daya saing usaha kecil dan menengah.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Dalam arahannya, Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menekankan sejumlah faktor penting yang harus dimiliki pelaku UMKM untuk dapat bersaing di pasar internasional.

“Keberanian dan niat nyata, konsistensi pasokan, menjaga kualitas produk, serta etika bisnis menjadi faktor penting yang harus dimiliki UMKM untuk sukses menembus pasar global,” tegas Maria Sidabutar.

Ia juga mengingatkan bahwa proses menjadi eksportir tidak berhenti pada pelatihan semata. Pelaku usaha perlu terus belajar, memperluas jaringan, serta berani mengambil peluang ekspor yang tersedia.

Para peserta diharapkan dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam kegiatan tersebut ke dalam usaha masing-masing sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal NTB di pasar internasional.

Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem ekspor daerah sekaligus mendukung visi NTB Makmur Mendunia melalui lahirnya lebih banyak UMKM berorientasi ekspor dan berdaya saing global.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Tim Mori Hanafi Tegaskan Perebutan Ketua KONI NTB 2026-2030 Harus Sportif, Tanpa Intervensi
Gubernur Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Didampingi Cabor dan KONI Daerah
Bawa Oleh-Oleh Terlarang Lewat Bus, Pria Bima Malah Dapat Tiket ke Polisi
Rp56,37 Miliar Masuk Kasda Kota Bima, Uangnya dari Mana dan Dipakai untuk Apa?
Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH
Operasi Antik Rinjani 2026 Ungkap 129 Kasus Narkoba, 178 Tersangka Diamankan Polda NTB
Polresta Loteng Tetapkan Perempuan Ini Tersangka Penipuan Koperasi, Kerugian Capai Rp780,85 Juta
Lalu Wirajaya Dorong Panggung Budaya NTB di Jakarta Jadi Gerbang Menuju Dunia
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:09 WIB

Tim Mori Hanafi Tegaskan Perebutan Ketua KONI NTB 2026-2030 Harus Sportif, Tanpa Intervensi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 16:20 WIB

Gubernur Iqbal Resmi Daftar Calon Ketua KONI NTB, Didampingi Cabor dan KONI Daerah

Jumat, 14 Agustus 2026 - 09:10 WIB

Bawa Oleh-Oleh Terlarang Lewat Bus, Pria Bima Malah Dapat Tiket ke Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:36 WIB

Rp56,37 Miliar Masuk Kasda Kota Bima, Uangnya dari Mana dan Dipakai untuk Apa?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Berita Terbaru

Barang Bukti 24 Botol Besar Miras Jenis Brem Tampa Izin Edar yang Diamankan Polisi di Kota Bima.

Hukum & Kriminal

Bawa Oleh-Oleh Terlarang Lewat Bus, Pria Bima Malah Dapat Tiket ke Polisi

Jumat, 14 Agu 2026 - 09:10 WIB

Polda NTB Mengungkap Tiga Personel Aktif Polri yang Terjerat Perkara Narkoba Dalam Operasi Antik Rinjani 2026. Ketiganya Diproses Melalui Jalur Hukum dan Kode Etik Polri.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Ungkap 3 Oknum Polisi Terjerat Narkoba, Terancam PTDH

Kamis, 13 Agu 2026 - 16:13 WIB