PMI Asal Mataram NTB di Myanmar Berhasil Ditemukan, Kini Berada di Kantor Polisi Myawaddy

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Disnakertrans NTB bersama PMI Asal Mataram, Muhamad Yanuar Fikri, Saat Berada di Kantor Polisi Myawaddy, Myanmar.

Kepala Disnakertrans NTB bersama PMI Asal Mataram, Muhamad Yanuar Fikri, Saat Berada di Kantor Polisi Myawaddy, Myanmar.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Perkembangan terbaru penanganan Muhamad Yanuar Fikri, WNI/PMI asal Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya dilaporkan mengalami permasalahan di Myanmar, akhirnya menunjukkan perkembangan penting.

Per 25 September 2026 pukul 20.21 WITA, Muhamad Yanuar Fikri telah berada di Kantor Polisi Myawaddy (Myawaddy Police Station), Myanmar dan sedang menjalani proses pendataan serta pemeriksaan oleh Petugas Kepolisian setempat.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., melalui Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Disnakertrans NTB, Pradiptha Himawan Putra, S.H., M.H., dalam laporan update penanganan tertanggal 25 September 2026 pukul 20.21 WITA.

“Muhamad Yanuar Fikri saat ini telah berada di Kantor Polisi Myawaddy (Myawaddy Police Station), Myawaddy, Myanmar,” demikian isi laporan tersebut.

Saat ini, PMI asal Mataram itu menjalani pendataan, pengisian biodata dan pemeriksaan oleh petugas kepolisian setempat.

Berdasarkan dokumentasi foto yang diterima, keberadaan Muhamad Yanuar Fikri juga telah terkonfirmasi berada di area Pelayanannya atau Pemeriksaan Kantor Polisi Myawaddy. Dalam dokumentasi tersebut terlihat papan pengumuman berbahasa Myanmar.

Kantor Polisi Myawaddy berada di Kota Myawaddy, Distrik Myawaddy, Kayin State (Karen State), Myanmar, di kawasan perbatasan Myanmar-Thailand.

Baca Juga :  Komitmen Salurkan Jamsostek ke Masyarakat, NTB Raih Paritrana Award 2024

Lokasi tersebut relatif dekat dengan jalur Asian Highway 1 (AH1) yang menghubungkan Myawaddy dengan Thin Gan Nyi Naung dan Kawkareik.

Dalam perkembangan penanganan tersebut, Muhamad Yanuar Fikri juga telah terhubung secara langsung dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Yangon.

Pihak KBRI Yangon memberikan arahan agar PMI tersebut mengikuti seluruh prosedur dan arahan petugas Kepolisian Myawaddy selama proses pemeriksaan berlangsung.

Koordinasi dilakukan dengan tetap mengutamakan aspek keamanan dan kelancaran penanganan.

Namun, proses pemindahan Muhamad Yanuar Fikri dari Myawaddy menuju Yangon tidak dapat dilakukan secara sembarangan.

Mengingat lokasi Myawaddy berada di wilayah tenggara Myanmar dan dekat dengan kawasan perbatasan Myanmar-Thailand, perjalanan menuju Yangon memerlukan pengaturan serta koordinasi dengan otoritas setempat dan KBRI Yangon.

Perjalanan darat menuju Yangon juga membutuhkan waktu cukup panjang dan melewati sejumlah wilayah dengan kondisi keamanan serta titik pemeriksaan tertentu.

Karena itu, proses penjemputan atau pemindahan PMI akan dilakukan berdasarkan arahan dan pengaturan KBRI Yangon bersama otoritas setempat.

Disnakertrans Provinsi NTB terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan KBRI Yangon untuk memastikan perkembangan penanganan Muhamad Yanuar Fikri.

Baca Juga :  Dewan Pengupahan Tetapkan UMP NTB 2025 Sebesar Rp2.602.931

Koordinasi tersebut mencakup pemenuhan hak-hak yang bersangkutan selama menjalani pemeriksaan hingga persiapan skenario kepulangan ke Indonesia.

Fokus penanganan saat ini adalah memastikan proses pendataan dan pemeriksaan di Kepolisian Myawaddy berjalan, mengikuti arahan KBRI Yangon terkait penjemputan atau pemindahan menuju Yangon, serta memastikan perjalanan dilakukan melalui mekanisme dan jalur yang aman.

Pemerintah juga mengupayakan proses pemulangan Muhamad Yanuar Fikri ke Indonesia, khususnya ke Mataram, NTB, setelah seluruh proses administratif, pemeriksaan dan dokumen perjalanan yang diperlukan terpenuhi.

Disnakertrans NTB juga terus berkomunikasi dengan keluarga PMI di Kota Mataram dan akan menyampaikan perkembangan secara berkala.

“Sampai dengan 25 September 2026 pukul 20.21 WITA, Muhamad Yanuar Fikri telah berada dalam penanganan Kepolisian Myawaddy dan sedang menjalani proses pendataan serta pemeriksaan,” demikian kesimpulan sementara dalam laporan Disnakertrans NTB.

Koordinasi dengan KBRI Yangon masih terus dilakukan untuk memperoleh kepastian tahapan berikutnya, termasuk kemungkinan penjemputan atau pemindahan dari Myawaddy menuju Yangon serta persiapan kepulangan Muhamad Yanuar Fikri ke Indonesia.

Perkembangan selanjutnya akan disampaikan setelah Pemprov NTB memperoleh informasi resmi dari KBRI Yangon dan/atau otoritas setempat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

SMKN 1 Pujut Kekurangan 16 Ruang Kelas dan Guru, Komisi V DPRD NTB Soroti Kebutuhan Sekolah
PMI Asal NTB di Myanmar Berhasil Dilacak, Disnakertrans NTB Ungkap Lokasi dan Kondisinya
Disperindag NTB Bekali UMKM Desa Devisa dan Desa Ekspor Strategi Tembus Pasar Global
Riset RIKUB Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah dan Limbah untuk NTB, Ini Kampus yang Terlibat
Jelang Tuntutan, Kuasa Hukum Badai NTB Soroti Bukti Digital hingga Saksi yang Tak Ada di Dakwaan
Badai NTB di Perkara ITE, 4 Guru Besar hingga Mantan Gubernur NTB Pasang Badan
Rekam Jejak 21 Calon KPID NTB Ditunggu DPRD, Ruang Aduan Dibuka 14 Hari
Ekspor Tuna HPF NTB ke Amerika Serikat Capai 47 Kontainer, Serap 80 Tenaga Kerja Lokal
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:50 WIB

PMI Asal Mataram NTB di Myanmar Berhasil Ditemukan, Kini Berada di Kantor Polisi Myawaddy

Jumat, 25 September 2026 - 19:28 WIB

SMKN 1 Pujut Kekurangan 16 Ruang Kelas dan Guru, Komisi V DPRD NTB Soroti Kebutuhan Sekolah

Jumat, 25 September 2026 - 17:08 WIB

PMI Asal NTB di Myanmar Berhasil Dilacak, Disnakertrans NTB Ungkap Lokasi dan Kondisinya

Jumat, 25 September 2026 - 15:14 WIB

Disperindag NTB Bekali UMKM Desa Devisa dan Desa Ekspor Strategi Tembus Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

Riset RIKUB Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah dan Limbah untuk NTB, Ini Kampus yang Terlibat

Berita Terbaru