SMKN 1 Pujut Kekurangan 16 Ruang Kelas dan Guru, Komisi V DPRD NTB Soroti Kebutuhan Sekolah

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi V DPRD NTB Saat Melakukan kunjuyngan Kerja ke SMKN 1 Pujut, Lombok Tengah.

Komisi V DPRD NTB Saat Melakukan kunjuyngan Kerja ke SMKN 1 Pujut, Lombok Tengah.

SUMBAWAPOST.com |™ Lombok Tengah- SMKN 1 Pujut menghadapi kebutuhan Sarana dan Tenaga Pendidik di tengah jumlah peserta didik yang telah mencapai lebih dari 1.000 siswa.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Anggota DPRD NTB Drs. H. Jamhur, M.Pd, Duta Partai PKB, bersama rombongan Komisi V DPRD Provinsi NTB saat melaksanakan kunjungan kerja ke SMKN 1 Pujut, Lombok Tengah.

Kunjungan kerja tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan sekolah sekaligus menyerap berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan.

Dalam kunjungan itu, rombongan Komisi V mendapatkan informasi bahwa jumlah peserta didik SMKN 1 Pujut mengalami peningkatan yang cukup signifikan hingga mencapai lebih dari 1.000 orang.

Baca Juga :  Terekam CCTV, Remaja Asal Sumatra Curi HP di Kura-Kura Waterpark Lombok

Peningkatan jumlah siswa tersebut perlu diimbangi dengan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai. Pihak sekolah menyampaikan kebutuhan sekitar 16 ruang kelas untuk mendukung proses pembelajaran.

Selain ruang kelas, sekolah juga masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik, di antaranya guru Pendidikan Jasmani dan guru Bimbingan dan Konseling (BK).

Rombongan Komisi V DPRD NTB diterima pihak sekolah yang diwakili pengawas dan wakil kepala sekolah. Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan harapan agar kehadiran Komisi V dapat menjadi ruang untuk mencari solusi bersama terhadap berbagai kebutuhan yang dihadapi sekolah.

Anggota DPRD NTB Drs. H. Jamhur, M.Pd menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya melihat kondisi pendidikan secara langsung di lapangan.

Baca Juga :  LPTQ Nasional Sebut MTQ XXXI NTB Berkelas Nasional, Gubernur Iqbal Tekankan Al-Qur'an sebagai Sumber Kedamaian

Setiap persoalan dan aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan perhatian serta pembahasan lebih lanjut sesuai dengan kewenangan yang ada.

“Semoga melalui sinergi antara sekolah, pemerintah, dan DPRD, kebutuhan pendidikan dapat terus diperhatikan sehingga proses belajar mengajar berjalan semakin baik dan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang optimal bagi seluruh peserta didik.”

Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong perhatian terhadap kebutuhan sarana dan prasarana serta tenaga pendidik di SMKN 1 Pujut, seiring meningkatnya jumlah peserta didik.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

PMI Asal Mataram NTB di Myanmar Berhasil Ditemukan, Kini Berada di Kantor Polisi Myawaddy
PMI Asal NTB di Myanmar Berhasil Dilacak, Disnakertrans NTB Ungkap Lokasi dan Kondisinya
Disperindag NTB Bekali UMKM Desa Devisa dan Desa Ekspor Strategi Tembus Pasar Global
Riset RIKUB Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah dan Limbah untuk NTB, Ini Kampus yang Terlibat
Jelang Tuntutan, Kuasa Hukum Badai NTB Soroti Bukti Digital hingga Saksi yang Tak Ada di Dakwaan
Badai NTB di Perkara ITE, 4 Guru Besar hingga Mantan Gubernur NTB Pasang Badan
Rekam Jejak 21 Calon KPID NTB Ditunggu DPRD, Ruang Aduan Dibuka 14 Hari
Ekspor Tuna HPF NTB ke Amerika Serikat Capai 47 Kontainer, Serap 80 Tenaga Kerja Lokal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:50 WIB

PMI Asal Mataram NTB di Myanmar Berhasil Ditemukan, Kini Berada di Kantor Polisi Myawaddy

Jumat, 25 September 2026 - 19:28 WIB

SMKN 1 Pujut Kekurangan 16 Ruang Kelas dan Guru, Komisi V DPRD NTB Soroti Kebutuhan Sekolah

Jumat, 25 September 2026 - 17:08 WIB

PMI Asal NTB di Myanmar Berhasil Dilacak, Disnakertrans NTB Ungkap Lokasi dan Kondisinya

Jumat, 25 September 2026 - 15:14 WIB

Disperindag NTB Bekali UMKM Desa Devisa dan Desa Ekspor Strategi Tembus Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

Riset RIKUB Kembangkan Teknologi Pengolahan Sampah dan Limbah untuk NTB, Ini Kampus yang Terlibat

Berita Terbaru