TP4K NTB: Solusi atau Beban Baru?, Koko Ruy: Evaluasi OPD Dinilai Lebih Urgen

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wacana Gubernur NTB membentuk Tim Percepatan Pembangunan dan Penguatan Koordinasi (TP4K) menuai sorotan tajam. Alih-alih mempercepat pembangunan, sejumlah pihak justru menilai evaluasi dan penataan OPD seharusnya lebih diutamakan sebelum menambah tim baru.

Kritik datang dari berbagai kalangan, termasuk Rusdiansyah alias Koko Ruy, seorang lawyer kondang asal NTB. Ia menegaskan bahwa efektivitas dan efisiensi OPD perlu dibenahi lebih dulu agar OPD bisa menjalankan Fungsi Pemerintahan terutama fungsi regulasi, pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan publik secara optimal.

Baca Juga :  Matangkan Program Desa Berdaya Transformatif, Pemprov NTB Targetkan 40 Desa Keluar dari Kemiskinan Ekstrem 2026

“Jangan sampai Kehadiran TP4K malah menggangu efektivitas OPD yang sudah ada. Kalau kelembagaan belum beres, tim baru hanya akan menambah beban birokrasi,” tegas Koko Ruy. Kamis 14 Maret 2025.

Selain itu, sorotan juga mengarah pada pola rekrutmen pejabat OPD yang selama ini dianggap kurang transparan dan tidak berbasis meritokrasi. Konsep meritokrasi yang sering digadang-gadang Iqbal Dinda sebagai solusi reformasi birokrasi dinilai masih sebatas jualan politik tanpa implementasi nyata.

Baca Juga :  KPR NTB Kembali Geruduk Kantor DPD RI Mataram, Status Instagram ‘Demo Cari Duit’ Bikin Suhu Aksi Makin Panas

“Percuma bikin TP4K kalau birokrasi masih dikuasai orang-orang yang diangkat bukan karena kompetensi. Evaluasi penataan berkelanjutan terhadap OPD harus dimulai dari dalam OPD sendiri,” cetusnya.

Kini, pertanyaan besar pun mencuat, “Apakah TP4K akan menjadi terobosan nyata atau sekadar tim tambahan yang membebani anggaran tanpa dampak signifikan? Ditengah Efesiensi anggaran,”terang Koko Ruy

Berita Terkait

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali
Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat
IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Senin, 20 Juli 2026 - 18:23 WIB

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Juli 2026 - 16:47 WIB

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab

Senin, 20 Juli 2026 - 14:23 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026

Senin, 20 Juli 2026 - 13:55 WIB

Shorinji Kempo Porprov NTB 2026 Resmi Bergulir, 101 Atlet dari Delapan Daerah Siap Berebut Medali

Berita Terbaru

Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P. menerima kunjungan silaturahmi Rektor Universitas Mataram (UNRAM) Prof. Dr. Sukardi, M.Pd. bersama jajaran di Kantor Bupati Sumbawa untuk memperkuat kolaborasi pembangunan daerah melalui riset, hilirisasi, inovasi, dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pemerintahan

UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara

Senin, 20 Jul 2026 - 18:23 WIB