TP4K NTB: Solusi atau Beban Baru?, Koko Ruy: Evaluasi OPD Dinilai Lebih Urgen

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 13 Maret 2025 - 17:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Wacana Gubernur NTB membentuk Tim Percepatan Pembangunan dan Penguatan Koordinasi (TP4K) menuai sorotan tajam. Alih-alih mempercepat pembangunan, sejumlah pihak justru menilai evaluasi dan penataan OPD seharusnya lebih diutamakan sebelum menambah tim baru.

Kritik datang dari berbagai kalangan, termasuk Rusdiansyah alias Koko Ruy, seorang lawyer kondang asal NTB. Ia menegaskan bahwa efektivitas dan efisiensi OPD perlu dibenahi lebih dulu agar OPD bisa menjalankan Fungsi Pemerintahan terutama fungsi regulasi, pembangunan, pemberdayaan, dan pelayanan publik secara optimal.

Baca Juga :  Lupakan Bali, NTB Siap Jadi Pintu Surga Baru! Oktober Rute Mataram-Perth Dibuka

“Jangan sampai Kehadiran TP4K malah menggangu efektivitas OPD yang sudah ada. Kalau kelembagaan belum beres, tim baru hanya akan menambah beban birokrasi,” tegas Koko Ruy. Kamis 14 Maret 2025.

Selain itu, sorotan juga mengarah pada pola rekrutmen pejabat OPD yang selama ini dianggap kurang transparan dan tidak berbasis meritokrasi. Konsep meritokrasi yang sering digadang-gadang Iqbal Dinda sebagai solusi reformasi birokrasi dinilai masih sebatas jualan politik tanpa implementasi nyata.

Baca Juga :  Banjir Rendam Dua Desa di Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima

“Percuma bikin TP4K kalau birokrasi masih dikuasai orang-orang yang diangkat bukan karena kompetensi. Evaluasi penataan berkelanjutan terhadap OPD harus dimulai dari dalam OPD sendiri,” cetusnya.

Kini, pertanyaan besar pun mencuat, “Apakah TP4K akan menjadi terobosan nyata atau sekadar tim tambahan yang membebani anggaran tanpa dampak signifikan? Ditengah Efesiensi anggaran,”terang Koko Ruy

Berita Terkait

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB
Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!
Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram
Kopi NTB Dilirik Turki dan Inggris di TEI 2026
Kacang Mete Songgajah NTB Dilirik Jepang, Turki dan Serbia di TEI 2026
Sate Rembiga dan Ayam Taliwang NTB Dilirik Jepang dan Papua Nugini di TEI 2026
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram

Berita Terbaru