Tak Kenal Maka Tak Sayank! Profil Iqbal-Dinda Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2025-2030

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 Februari 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com. Mataram- Usai memenangkan Pemilihan Kepala Daerah  (Pilkada) serentak tahun 2024 lalu,

Dr. Lalu Muhamad Iqbal, M. Hub.Int
dan Hj. Indah Damayanti Putri, SE., M.IP secara resmi dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) di istana Presiden oleh Prabowo Subianto pada hari ini, Kamis (20/02/2025), pada pukul 10:00 pagi.

Jabatan baru pria yang akrab disapa Miq Iqbal sebagai Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) ini melengkapi rentetan jenjang karir yang dirintisnya sejak lama. Pria kelahiran Praya, 10 Juli 1972 itu datang dari keluarga yang religius dan taat jalankan agama di sebuah kampung di Kabupaten Lombok Tengah.

Gubernur NTB ini memulai jenjang pendidikan tingginya di kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) jurusan Jurusan Hubungan Internasional 1991-1996
dan Jurusan Sejarah Universitas Gajah Mada (UGM)

Di tahun 2002, Miq Iqbal meraih Gelar Master di bidang Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia, dan tahun 2005 meraih Gelar Doktor Politik Dari University Of Bucharest, Rumania.

Pada tahun 2001-2005 Miq Iqbal diangkat sebagai Sekretaris Ketiga Kasubid Pansosbud Konsuler di KBRI Bucherest, Rumania. Setelah itu pada tahu 2006-2008 Miq Iqbal dipercaya sebagai Kepala Kesejahteraan Terorganisir Lintas Negara Pada Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata di Direktorat Jenderal Kerja Sama Multilateral, Kemenlu RI.

Dan selanjutnya, pada tahun 2008-2012 dipindahkan ke KBRI/PTRI Wina di Austria Sebagai Consellor Pada Fungsi Politik. Dan pada tahun 2012-2014 jadi Kepala Subdit di Direktorat Perlindungan WNI dan BHI, selanjutnya pada tahun 2015-2019 saat Jokowi jadi Presiden Miq Iqbal ditunjuk jadi Direktur Pada Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia.

Baca Juga :  Suami di Dompu Bacok Istri Hingga Tewas, Kesal Dimarahi Saat Kondisi Lapar Habis Pulang Bekerja

Sementara pada tahun 2019 Sampai dengan tahun 2023 diberikan kepercayaan sebagai Duta Besar Indonesia Untuk Turki.
Pada tahun 2023-2024 Miq Iqbal itu dipercaya jadi juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.

Sementara Wakil Gubernur NTB yang memiliki nama lengkap Hj. Indah Damayanti Putri, SE., M.IP,
Perempuan kelahiran Dompu, 19 November 1981 itu dibesarkan di Dompu, sebuah kabupaten di Pulau Sumbawa, NTB. Masa kecilnya dihabiskan dalam lingkungan keluarga yang mendukung dan memotivasinya untuk selalu belajar dan berkembang.

Pendidikan formal Dinda dimulai di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dompu (lulus 1993). Ia kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Mataram (lulus 1998), sebuah sekolah unggulan di ibu kota NTB.

Namun, karena berbagai alasan, Dinda tidak dapat melanjutkan pendidikannya secara langsung setelah lulus SMP. Ia baru menyelesaikan pendidikan sekolah menengah atas (SMA) melalui usat Kegiatan Belajar Masyarakat-Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (PKBM-LPMP) Dompu pada 2005.

Semangat untuk belajar dan meraih pendidikan tinggi tidak pernah padam dalam diri Dinda. Pada 2018, ia berhasil meraih gelar Sarjana Ekonomi (SE) dari Sekolah TInggi Ilmu Ekonomi (STIE) Bima. Pendidikan ini memberinya pemahaman yang lebih mendalam tentang berbagai aspek ekonomi yang relevan dengan pembangunan daerah.

Baca Juga :  Skandal Mudik Gratis, Kuota Mahasiswa Bima Diduga Dimonopoli, Gubernur NTB Diminta Bertindak

Tidak berhenti di situ, Dinda terus mengembangkan diri dengan melanjutkan studi magister (S2) di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Pada 2023, ia berhasil meraih gelar Magister Ilmu Politik (MIP), membuktikan komitmennya untuk terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuannya dalam bidang pemerintahan dan politik.

Karier politik Dinda tidak bisa dilepaskan dari sosok suaminya, almarhum Ferry Zulkarnain, yang merupakan Bupati Bima selama dua periode (2005-2010 dan 2010-2015). Selama masa jabatan suaminya, Dinda aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai Ketua Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bima (2005-2013) dan Penasihat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) (2005-2013).

Keaktifannya dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan membuat Dinda makin dikenal dan dicintai masyarakat Bima. Pada 2014, ia terpilih menjadi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bima periode 2014-2019.

Namun, takdir berkata lain. Pada 2015, suami Dinda, Ferry Zulkarnain meninggal. Hal itu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga dan masyarakat Bima. Dalam situasi yang sulit tersebut, Dinda tampil sebagai sosok yang tegar dan mampu melanjutkan perjuangan suaminya.

Dinda memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bima pada Pemilihan Bupati (Pilbup) Bima 2015. Maju melawan salah satu petahana saat itu dan juga sebagai wakil Bupati dari sang suami. Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Ia berhasil menumbangkan pesaing kuat, dan mencatatkan sejarah sebagai bupati perempuan pertama di Kabupaten Bima. (Bupati Bima 2016-2025)

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB