‘Swatantra Munasakti’ Jurus Sakti Baru Ketum PBB Gugum Ridho, Bikin Politik Jadi Rasa Kopi Jawa

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 06:06 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bogor- Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Gugum Ridho Putra, SH., MH., menyampaikan orasi politik penuh makna dalam acara Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB yang digelar di Pusdiklat Bela Negara, Rumpin, Bogor, Rabu (24/9/2025).

Dalam pidatonya, Gugum memperkenalkan kosa kata baru yang cukup unik sekaligus sarat makna, yaitu ‘Swatantra Munasakti’. Istilah ini mengundang perhatian karena terasa asing, namun sesungguhnya memiliki akar filosofis dalam tradisi Jawa.

‘Swatantra’ berarti mandiri atau berdiri sendiri, sementara ‘Munasakti’ dimaknai sebagai kesadaran diri atau kesadaran spiritual. Jika dirangkaikan, Swatantra Munasakti bermakna kemandirian yang disertai kesadaran diri, atau berdiri sendiri dengan kesadaran spiritual.

Konsep ini, menurut Gugum, menjadi landasan penting bagi kader PBB untuk meneguhkan sikap politiknya: mandiri, berprinsip, sekaligus memiliki kesadaran spiritual dan kebangsaan yang tinggi.

Dalam pidatonya, Gugum menegaskan arah perjuangan PBB di tengah dinamika bangsa.

“Saudara-saudaraku yang terhormat, fungsionaris, aktivis, dan kader PBB yang saya banggakan, kita berada dalam kondisi makro bangsa yang penuh tantangan dan peluang. Sebagai partai yang berlandaskan nilai-nilai Islam dan kebangsaan, kita harus memahami dinamika ini dengan baik dan siap menyikapinya,” tegasnya.

Baca Juga :  Relawan Jokowi NTB Minta Tim BBF-DJ Tetap Kompak, Jaga Keamanan Rebut Kemenangan

Ia menekankan pentingnya militansi, kualifikasi, dan kapabilitas kader PBB dalam mengemban tugas partai. Gugum juga mengingatkan bahwa perjuangan PBB tidak boleh lepas dari ideologi partai yang tertuang dalam Tafsir Asas PBB, dengan tetap berpegang teguh pada bingkai Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.

“Kita dalam desain-desain pengembangan kita itu arahnya tidak menjadikan mereka pekerja tetapi mereka bekerja, bukan menjadi pekerja. Jadi mereka subjek, bukan objek,” ungkap Gugum.

Lebih jauh, Ketua Umum menekankan bahwa kader PBB harus menjadi agen perubahan positif di tengah keberagaman bangsa, mampu bekerja sama lintas golongan, namun tetap teguh menjaga identitas dan nilai-nilai Islam serta kebangsaan yang menjadi fondasi partai.

Momentum pelantikan DPP PBB ini juga ditandai dengan pembacaan ikrar, janji, dan sumpah pengurus sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun partai yang solid, kuat, dan konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat.

Badan Kaderisasi Partai (BKP) PBB menegaskan bahwa pesan Ketua Umum tersebut akan menjadi pedoman kerja seluruh fungsionaris, aktivis, dan kader partai.

Baca Juga :  Dua Periode Pimpin Golkar NTB, Mohan Dipuji Ketua PBB NTB: Pemimpin Skala Nasional

“Mari kita bekerja sama untuk membangun PBB yang kuat dan solid, serta memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia. Semoga kita semua dapat menjadi agen perubahan yang positif bagi bangsa dan negara kita,” pungkas Gugum.

Menanggapi hal itu, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi, yang juga Anggota DPRD NTB periode 2024–2029, memberikan apresiasi tinggi terhadap orasi politik sang Ketua Umum.

“Konsep Swatantra Munasakti ini sangat relevan dengan kondisi politik bangsa kita hari ini. Kita butuh kemandirian partai dan kesadaran kader agar tidak sekadar ikut arus, tetapi mampu menjadi pelopor perubahan di daerah masing-masing. Di NTB, kami siap menjadikan konsep ini sebagai spirit perjuangan politik, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi rakyat di parlemen,” tegas Nadirah Al-Habsyi dan juga Istri dari Sekwil GP Ansor NTB Arman Anwar.

Ia menambahkan, konsep yang digagas Ketum PBB tersebut bukan hanya jargon, melainkan arah baru bagi PBB agar tetap konsisten dalam jalur ideologi Islam dan kebangsaan.

“Ini bukan sekadar istilah indah, tetapi jalan perjuangan. Kita di NTB akan membumikan pesan ini dalam kerja nyata, baik di legislatif maupun di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Dengan hadirnya konsep Swatantra Munasakti, Partai Bulan Bintang ingin menunjukkan wajah politik yang berbeda yakni politik yang mandiri, sadar, dan berpihak kepada rakyat.

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 115 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru