Suara Senator Mirah Menggema di Senayan: Isu Perikanan NTB Dibedah, BUMN Diminta Bergerak Cepat

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potensi Besar Perikanan NTB

Potensi Besar Perikanan NTB

SUMBAWAPOST.com | Mataram-Anggota DPD RI Dapil NTB, Mirah Midadan Fahmid, kembali menyoroti sektor perikanan Nusa Tenggara Barat setelah menghadiri rapat kerja bersama PT Perikanan Indonesia. Dalam forum tersebut, Mirah menyampaikan berbagai isu krusial yang selama ini dirasakan langsung oleh nelayan di daerah.

“Beberapa waktu lalu saya menghadiri rapat kerja dengan PT Perikanan Indonesia untuk menyampaikan berbagai isu krusial sektor perikanan di Nusa Tenggara Barat, terutama terkait keberlanjutan usaha nelayan, penguatan rantai pasok, dan peningkatan nilai tambah hasil laut,” ujarnya. Dalam keterangan yang diterima media ini. Selasa (3/12/2025.

Mirah menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku industri menjadi fondasi penting agar potensi besar perikanan NTB mulai dari tuna, cakalang, hingga komoditas budidaya dapat dikelola lebih optimal dan berkelanjutan.

Baca Juga :  FORNAS VIII Resmi Dibuka di NTB: Senator Mirah Tegas, ‘Ini Bukan Sekadar Lomba, Ini Pesta Persatuan!

“Dalam pertemuan tersebut, saya juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, BUMN, dan pelaku industri agar potensi perikanan NTB mulai dari tuna, cakalang, hingga komoditas budidaya dapat dikelola lebih optimal dan berkelanjutan,” sambungnya.

Ia juga tidak luput mengangkat isu kesejahteraan nelayan, tingginya biaya logistik, hingga kebutuhan fasilitas cold chain yang memadai. Termasuk peluang kerja sama untuk memperluas akses pasar baik nasional maupun ekspor.

“Saya juga mengangkat persoalan kesejahteraan nelayan, tingginya biaya logistik, kebutuhan cold chain yang memadai, serta peluang kerja sama untuk memperluas akses pasar nasional maupun ekspor,” jelas Mirah.

Baca Juga :  Gebrak Senat Spanyol, DPD RI Mirah Midadan ‘Jual’ Udang dan Produk NTB ke Jantung Eropa

Menurutnya, NTB memiliki kekuatan maritim yang besar. Karena itu, kolaborasi strategis dengan PT Perikanan Indonesia menjadi langkah penting untuk memastikan sektor kelautan dan perikanan terus tumbuh, membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir.

“NTB memiliki kekuatan maritim yang besar, dan kolaborasi bersama PT Perikanan Indonesia menjadi langkah penting untuk memastikan sektor ini tumbuh, memberikan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir,” tegasnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Sumber Berita: Anggota DPD RI Mirah Midadan Fahmid

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru