#SaveNTBS Meledak, Gubernur NTB LMI Didesak Singkirkan Jejak Rezim Lama dari Bank Daerah

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 01:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Aroma perlawanan terhadap kekuasaan Rezim lama mulai terasa tajam di Nusa Tenggara Barat. Sejumlah spanduk berisi protes keras terhadap struktur Komisaris dan Direksi Bank NTB Syariah bermunculan di berbagai titik strategis Kota Mataram. Aksi ini digerakkan oleh sekelompok warga yang menamakan diri “Aliansi Pemuda-Masyarakat NTB Bersatu” dan secara langsung menyasar Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal (LMI), sebagai pengambil kebijakan utama. Rabu, 7 Mei 2025.

Pantauan media ini saat melintas di Jalan Udayana, terlihat spanduk-spanduk terpajang mencolok di sejumlah lokasi, antara lain Simpang Empat BI, depan Gedung Bank NTB Syariah, Kantor DPRD NTB, Pesannya seragam dan tajam: mendesak Gubernur NTB, mendukung pernyataan dan menolak kembalinya nama-nama lama.

Ditulis di salah satu spanduk, Aliansi menyuarakan dukungan terbuka terhadap keberadaan Prof. Asikin yang kini menjadi bagian dari Panitia Seleksi (Pansel) Direksi Bank NTB Syariah.

“Mendukung pernyataan dan sikap, serta keberadaan Prof. Asikin dalam Pansel NTB S,” bunyi tulisan dalam spanduk tersebut.

Tak hanya itu, Aliansi juga melontarkan desakan keras kepada Gubernur LMI agar tidak mengulang pola lama dengan melibatkan figur-figur dari era pemerintahan sebelumnya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Jawab Kritik FITRA: Belanja Modal 3,4 Persen Akibat Pemotongan DAU, Target 20 Persen Dikejar di APBD-P

“Mendesak Gubernur NTB (LMI), untuk tidak menggunakan anasir lama era Gubernur Zulkifli Mansyah,” (Dengan inisial K., U., A., dan kroni-kroninya) Di dalam struktur Direksi Bank NTB Syariah,” tegas pernyataan yang terpampang.

Di bagian bawah spanduk, turut disematkan tagar kampanye yang mencolok: #Save_NTBS dan #Selamatkan_Bank_Daerah.

Hingga berita ini dirilis, belum ada tanggapan resmi dari Pemerintah Provinsi NTB sebagai pemegang saham mayoritas Bank NTB Syariah atas aksi dan tuntutan yang dilayangkan oleh aliansi tersebut.

Di tengah sorotan publik, Bank NTB Syariah sedang membuka seleksi terbuka untuk posisi Direksi, Komisaris, dan Dewan Pengawas Syariah. Riduan Mas’ud, Sekretaris Pansel Bank NTB Syariah menyampaikan pansel menggandeng Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) sebagai head hunter independen.

“Kami melibatkan LPPI untuk mencari SDM yang handal di bidang perbankan syariah,” ujar Riduan Mas’ud, Sekretaris Pansel Bank NTB Syariah sebelumnya. (29/4)

Riduan menegaskan bahwa pelibatan LPPI merupakan bentuk komitmen Gubernur Iqbal untuk menjalankan proses seleksi secara profesional, bersih dari intervensi politik, dan berintegritas tinggi.

Baca Juga :  Cilok Bukan Sekadar Camilan, Tapi Diproyeksikan Sebagai Motor Baru Ekonomi NTB

“Keterlibatan LPPI adalah wujud nyata keseriusan Gubernur untuk membawa Bank NTB Syariah ke arah yang lebih sehat dan terpercaya,” tambahnya.

Sejak pendaftaran dibuka pada 24 April hingga 30 April 2025, Pansel telah menerima 98 pelamar. Rinciannya: 78 orang mendaftar sebagai calon Komisaris, sementara 20 lainnya melamar posisi Direksi.

Ketua Pansel, Wirajaya Kusuma, mengatakan jumlah pelamar bisa saja bertambah hingga detik-detik terakhir penutupan. Ia juga menyebut bahwa seleksi ini bersifat nasional, dan hingga kini belum dilakukan pemetaan asal pelamar.

“Kami belum memetakan domisili pelamar. Karena pendaftaran dibuka secara nasional, belum bisa dipastikan apakah mayoritas dari NTB atau luar,” jelasnya. (24/4).

Seleksi ini diharapkan menghasilkan figur-figur profesional yang mampu mengangkat performa Bank NTB Syariah sebagai BUMD strategis kebanggaan daerah.

“Kami berharap dapat menemukan calon direksi dan komisaris yang benar-benar kompeten untuk membawa Bank NTB Syariah menjadi lebih kuat dan berdaya saing,” tutup Wirajaya.

Berita Terkait

Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur
Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien
Tak Lagi Pendataan Manual! Bupati Lombok Utara Luncurkan SIDEWI, Semua Sapi Kini Punya Identitas Digital
Sampah Organik Disulap Jadi Biogas, Unram dan BRIDA NTB Luncurkan Biodigester Portable
Vonis 6 Tahun untuk Terdakwa Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Picu Tangis Keluarga Korban
Anggota DPRD NTB Minta Distribusi Elpiji Subsidi Dievaluasi, Pengawasan Agen dan Pangkalan Jadi Sorotan
Gas Elpiji 3 Kg Langka dan Tembus Rp50 Ribu, DPRD NTB Abdul Ra’uf Minta Pengawasan Distribusi Diperketat
LPTQ Nasional Sebut MTQ XXXI NTB Berkelas Nasional, Gubernur Iqbal Tekankan Al-Qur’an sebagai Sumber Kedamaian
Berita ini 121 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 20:08 WIB

Etika Penyelenggara Pemilu Dan Masa Depan Demokrasi: Pelajaran Dari Pusat Hingga Lombok Timur

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:07 WIB

Seniman Hukum Law Firm dan Kiprah Bung Heru, Advokat Muda dengan Seribu Solusi bagi Klien

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:19 WIB

Tak Lagi Pendataan Manual! Bupati Lombok Utara Luncurkan SIDEWI, Semua Sapi Kini Punya Identitas Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:52 WIB

Sampah Organik Disulap Jadi Biogas, Unram dan BRIDA NTB Luncurkan Biodigester Portable

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:26 WIB

Vonis 6 Tahun untuk Terdakwa Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah Picu Tangis Keluarga Korban

Berita Terbaru