Polda NTB Gandeng Unram Bentuk Pusat Studi Kepolisian

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda NTB bersama Universitas Mataram (Unram) menggelar rapat pembahasan draf kerja sama pembentukan Pusat Studi Kepolisian berbasis riset dan sistem peringatan dini (early warning system) di Aula Widya Graha Adhittama Biro SDM Polda NTB, Selasa (27/1/2026).

Polda NTB bersama Universitas Mataram (Unram) menggelar rapat pembahasan draf kerja sama pembentukan Pusat Studi Kepolisian berbasis riset dan sistem peringatan dini (early warning system) di Aula Widya Graha Adhittama Biro SDM Polda NTB, Selasa (27/1/2026).

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) terus memperkuat sinergi strategis dengan dunia akademik. Melalui Bagian Kerja Sama (Kerma) Biro Operasional (Roops), Polda NTB menggelar rapat pembahasan draf perjanjian kerja sama bersama Universitas Mataram (Unram), Selasa (27/1/2026).

Rapat yang berlangsung di Aula Widya Graha Adhittama Biro SDM Polda NTB sejak pukul 10.30 WITA tersebut menjadi langkah awal pemantapan kolaborasi jangka panjang antara kepolisian dan perguruan tinggi.

Fokus kerja sama diarahkan pada penguatan riset dan kajian ilmiah, pengembangan kurikulum dan kegiatan akademik, serta pelaksanaan program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia Polri.

Baca Juga :  Pemuda di Kota Mataram Ditemukan Gantung Diri, Ini Penyebabnya

Selain itu, pembahasan juga mencakup penyusunan naskah akademik, policy brief, kajian strategis, hingga rekomendasi kebijakan berbasis data.

Kolaborasi ini turut membuka peluang pelaksanaan praktik kerja lapangan, magang mahasiswa, studi kasus, serta pengembangan database dan pemetaan kerawanan sebagai bagian dari early warning system.

Karo Ops Polda NTB, Kombes Pol. Heri Sulesmono, S.IK., menegaskan bahwa kerja sama dengan Unram menjadi ruang penting untuk mempertemukan praktik kepolisian dengan pendekatan akademik.

“Kerja sama ini mendorong penguatan kapasitas personel melalui riset, kajian ilmiah, serta pendekatan akademik yang aplikatif,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pemimpin Menunduk di Hadapan Ulama: Doa Tulus Gubernur NTB Miq Iqbal untuk Kesembuhan Tuan Guru Bagu

Dalam rapat tersebut, pihak Universitas Mataram menyatakan kesiapan menyiapkan ruang khusus yang akan difungsikan sebagai Pusat Studi Kepolisian. Fasilitas ini diharapkan menjadi simpul kolaborasi riset, diskusi kebijakan, serta pengembangan keilmuan kepolisian yang berbasis data dan kebutuhan lapangan.

Rapat dihadiri Kepala Biro SDM Polda NTB beserta jajaran, Kabidkum Polda NTB dan staf, Kasetum Polda NTB, serta Pembina Nuraini, S.E. Sinergi lintas bidang ini menandai langkah konkret Polda NTB dalam mendorong pendekatan ilmiah sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional dan modern.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru