Remaja 17 Tahun di Dompu Ditemukan Gantung Diri di Dapur Rumah Keluarga, Polisi Selidiki Tekanan Batin

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 8 November 2025 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu- Warga Dusun Jana Mawar, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, digegerkan oleh penemuan jasad seorang remaja laki-laki yang ditemukan tewas dalam posisi tergantung, Rabu (5/11/2025) sekitar pukul 04.00 Wita.

Korban diketahui berinisial Yn (17), seorang remaja yang tinggal di desa setempat dan belum memiliki pekerjaan tetap. Peristiwa memilukan itu pertama kali diketahui oleh Yuliana (40), seorang pedagang pasar yang juga kerabat dekat korban.

Menurut keterangan saksi, malam sebelumnya korban masih terlihat bermain gawai hingga larut malam. Namun saat dipanggil berkali-kali pada pagi hari, tidak ada jawaban. Ketika Yuliana masuk ke dapur, ia mendapati korban sudah tergantung dengan seutas tali dan tak bernyawa.

“Begitu melihat, saya langsung menjerit minta tolong. Warga pun berdatangan,” tutur Yuliana dengan suara bergetar.

Baca Juga :  Bupati Najmul Akhyar Lantik 58 Pejabat, Pesan Tegas Soal Amanah dan Kinerja

Sekitar pukul 04.30 Wita, Kapolsek Manggelewa IPDA Yadhulul Muslihin memerintahkan personel piket untuk menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi langsung memasang garis polisi (police line) dan menunggu kedatangan Unit Inafis Sat Reskrim Polres Dompu.

Pada pukul 05.00 Wita, tim Inafis tiba dan melakukan olah TKP serta visum luar terhadap jasad korban. Berdasarkan pemeriksaan medis sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga kemudian menyatakan tidak keberatan dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Pernyataan itu dituangkan secara resmi dalam surat yang diserahkan kepada pihak kepolisian.

Dari hasil penyelidikan awal, korban diduga mengalami tekanan batin dan depresi. Sejumlah warga menyebut, sejak kecil korban hidup terpisah dari kedua orang tuanya. Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan lain, termasuk dugaan korban sempat mengonsumsi obat-obatan terlarang, sebagaimana informasi yang beredar di sekitar lokasi.

Baca Juga :  Ketua DPD IMM NTB: Wacana Pilkada Tak Langsung, Pilihan yang Keliru dan Merugikan Rakyat

Menanggapi peristiwa ini, Kapolsek Manggelewa IPDA Yadhulul Muslihin melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika menyampaikan keprihatinan mendalam dan mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi psikologis remaja di lingkungan masing-masing.

“Kami turut berduka cita atas peristiwa ini. Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap anak-anak dan remaja, terutama yang menunjukkan tanda-tanda tekanan mental atau penyimpangan perilaku. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam mencegah hal-hal seperti ini,” ujar IPTU I Nyoman Suardika.

Korban dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Tekasire pada pagi hari yang sama. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman, tertib, dan kondusif.

 

Berita Terkait

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
NTB ‘Sesak Napas,’ Badko HMI Bali-Nusra Bongkar Ketimpangan di Balik Mimpi Makmur Mendunia
Polisi di Bima Diduga Telantarkan Istri, Ajukan Cerai Usai Jadi Ajudan Bupati
Rinjani 100 Siap Digelar, 2.275 Pelari dari 38 Negara Bakal Taklukkan Gunung Rinjani
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:55 WIB

Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:32 WIB

PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah

Jumat, 1 Mei 2026 - 18:48 WIB

Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini

Berita Terbaru