PPPK KPU NTB Dapat ‘Asuransi Surga Dunia’ dari Taspen, Biar Nggak Nangis Pas Pensiun

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 12:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggandeng PT Taspen dalam kegiatan sosialisasi program Jaminan Sosial, BPJS Kesehatan, dan Taspen kepada para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Rabu (18/6), bertempat di Gedung C Kantor KPU Provinsi NTB.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Dinas Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Jenderal KPU tertanggal 10 Mei 2025, yang memuat perihal Pendaftaran PPPK dalam kepesertaan BPJS Kesehatan dan Taspen.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai empat program utama yang dikelola PT Taspen, yakni Tabungan Hari Tua, Pensiun, Jaminan Kecelakaan Kerja, dan Jaminan Kematian.

Baca Juga :  COKLIT PILKADA 2024: Bawaslu NTB Temukan Sejumlah Kesalahan Prosedur dan Akurasi Data Pemilih 

Acara ini dihadiri oleh seluruh pegawai PPPK yang bertugas di lingkungan KPU Provinsi NTB. Tampak pula hadir Kabag Hukum dan SDM KPU NTB, Lalu Nizamuddin Arungan, yang didampingi Kepala Sub Bagian SDM, Made Candra Ariasa.

Dalam kesempatan tersebut, Lalu Nizamuddin menekankan bahwa seluruh PPPK yang berada di lingkungan KPU NTB diwajibkan mengikuti program jaminan sosial Taspen.

Baca Juga :  Dompu Terima Hasil Evaluasi Perda dari Kemenkum NTB: Regulasi Daerah Siap Ditingkatkan

“Hal ini dilakukan demi menjamin kesejahteraan pegawai, baik pada saat masa aktif bekerja maupun setelah masa kerja berakhir,” ungkapnya.

“Program ini adalah bentuk perlindungan negara terhadap pegawai, khususnya PPPK. Oleh karena itu, kami pastikan semua pegawai terdaftar dan memahami hak serta kewajibannya,” sambung Nizam.

Sebagai langkah lanjutan, KPU Provinsi NTB akan mengirimkan surat resmi kepada seluruh KPU Kabupaten/Kota se-NTB untuk memastikan pelaksanaan program ini berjalan maksimal. PT Taspen juga dijadwalkan akan menggelar sosialisasi lanjutan di tingkat KPU Kabupaten/Kota.

Berita Terkait

Kementan Genjot Produksi Beras Nasional, Poligonisasi Padi Gogo di Sukabumi Targetkan 320 Ribu Hektar
PSOI NTB Jajaki Kerja Sama Pengembangan Surfing dan Sport Tourism di Sumbawa Barat
Bupati Sumbawa Barat Sambut Baik Kunjungan PSOI NTB, Siap Dukung Pengembangan Surfing di KSB
Ketua PSOI NTB Dorong Pengembangan Surfing dan Pembinaan Atlet Muda di Desa Labuhan Kertasari Sumbawa Barat 
NTB Berduka, Kepala Bapenda dr Jack Meninggal Dunia di Jakarta
NTB Gaet ID FOOD, Mega Proyek Industri Ayam Rp1,2 Triliun Segera Dibangun di Sumbawa
Paripurna Raperda Pajak dan Retribusi Daerah, NTB Siapkan Sumber PAD Baru dari Pajak Kendaraan hingga Tambang Rakyat
Diduga Lecehkan Anak SD di Kota Bima, Pria 52 Tahun Dilaporkan ke Polisi, Ibu Korban Tolak Damai
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:48 WIB

Kementan Genjot Produksi Beras Nasional, Poligonisasi Padi Gogo di Sukabumi Targetkan 320 Ribu Hektar

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:49 WIB

PSOI NTB Jajaki Kerja Sama Pengembangan Surfing dan Sport Tourism di Sumbawa Barat

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:06 WIB

Bupati Sumbawa Barat Sambut Baik Kunjungan PSOI NTB, Siap Dukung Pengembangan Surfing di KSB

Rabu, 11 Maret 2026 - 21:24 WIB

Ketua PSOI NTB Dorong Pengembangan Surfing dan Pembinaan Atlet Muda di Desa Labuhan Kertasari Sumbawa Barat 

Selasa, 10 Maret 2026 - 22:04 WIB

NTB Berduka, Kepala Bapenda dr Jack Meninggal Dunia di Jakarta

Berita Terbaru

Almarhum Herman Mahaputra atau dr Jack semasa menjabat sebagai Direktur RSUD Provinsi NTB sebelum dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah NTB.

Pemerintahan

NTB Berduka, Kepala Bapenda dr Jack Meninggal Dunia di Jakarta

Selasa, 10 Mar 2026 - 22:04 WIB