KPU NTB Musnahkan Arsip 2009 dan 2014: Hapus Jejak Lama, Jaga Integritas Pemilu

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi NTB telah melakukan pemusnahan arsip substantif tahun 2009 dan 2014 yang telah mendapatkan persetujuan resmi dari Sekretaris Jenderal KPU RI serta Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis KPU NTB dalam pengelolaan arsip yang progresif dan modern.

Proses pemusnahan arsip turut disaksikan oleh petugas dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi NTB.

Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya, menekankan bahwa pengelolaan arsip tidak boleh lagi dipandang sebagai tempat pembuangan dokumen atau aktivitas marginal. “Melainkan sebagai bagian strategis yang menyimpan sejarah perjalanan bangsa,” tegasnya. Karena itu, KPU NTB terus berkomitmen meningkatkan kualitas pengelolaan arsip, termasuk melalui inovasi sistem e-arsip yang memungkinkan pengelolaan arsip secara digital dan real-time setiap hari.

Baca Juga :  3.525 Aksara Muda ‘Serbu’ UNW Mataram: Siap Menulis Sejarah Baru

Sebagai salah satu KPU provinsi yang meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dari Kemenpan-RB, KPU NTB menjadikan inovasi e-arsip sebagai salah satu penopangnya. Dengan sistem ini, setiap satuan kerja KPU di provinsi maupun kabupaten/kota dapat mengunggah arsip setiap hari, sehingga proses pengarsipan menjadi lebih efektif dan efisien. “Disisi lain, pegawai yang mengelola arsip tidak lagi terkesan tidak ada kerjaan, tetapi memiliki kerjaan harian yang demikian banyak,” jelas Mars Ansori.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan utama pemusnahan arsip ini adalah untuk menghapus dokumen yang telah melewati masa retensi. Langkah ini diambil untuk menghindari penumpukan arsip yang tidak lagi diperlukan dan mengoptimalkan ruang penyimpanan.

Baca Juga :  KPU NTB Hadiri Launching Indeks Partisipasi Pilkada 2024: Dorong Demokrasi yang Lebih Bermakna dan Partisipatif

Melalui kegiatan ini, KPU NTB menunjukkan komitmennya dalam menjaga integritas serta profesionalisme pengelolaan arsip, sekaligus mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi KPU dalam menyelenggarakan pemilu yang bersih dan transparan.

Sementara itu, Arsiparis dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan NTB, Nita, berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahun. “Agar pengelolaan arsip tetap terjaga dengan baik dan mendukung kelancaran administrasi serta transparansi,” ujarnya.

 

 

Berita Terkait

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen
Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 02:05 WIB

APBD NTB Disorot, Belanja Operasional Tembus 77,81 Persen, Pegawai di Atas 31 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Berita Terbaru