Polisi Bidik Dugaan Korupsi Sewa Alat Berat Dinas PUPR NTB

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 3 Juli 2024 - 22:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Polresta Mataram membidik dugaan korupsi penyewaan alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang alias PUPR NTB. Kasus ini berjalan di tahap penyelidikan.

Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Purusu Utama, SE, SIK, MH menjelaskan, penyewaan alat berat itu terjadi pada tahun akhir 2021. yang mengadakan adalah Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Pulau Lombok, di bawah naungan Dinas PUPR NTB. Dugaannya, uang sewa tersebut tidak masuk ke setoran dan menjadi pendapatan derah. Alat berat pun hingga saat ini belum kembali ke pihak balai.

Baca Juga :  Bentengi Generasi Sejak Dini, Polda NTB Masuk Sekolahh Sosialisasi Bahaya Narkoba Hingga Judi Online

“Jadi, ini sehubungan dengan penyewaan alat berat. Kita mau pertegas kemana anggarannya itu, masuk APBD atau tidak,” kata Yogi kepada wartawan pada Rabu, 3 Juli 2024.

Setidaknya ada tiga alat berat yang pihak balai sewakan, seperti eksavator, dum truk, dan mixer molen. Belum diketahui berapa nilai penyewaannya. Yang jelas, sambung Yogi, mulai berjalan sejak akhir tahun 2021 hingga 2024.

Kasus ini sudah berjalan di tahap penyelidikan. Tim Unit Tindak Pidana Polresta Mataram sedang melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan. Polisi meminta pihak balai menyerahkan dokumen yang berkaitan dengan sewa alat berat.

Baca Juga :  Bukan Jalan-jalan ke Jakarta, DPRD NTB ‘Gaspol’ Kawal Nasib TKI Lewat Raperda dan RUU

“Beberapa waktu lalu ada tiga orang yang kami undang,” jelas mantan Kasat Resnarkoba Polresta Mataram ini.

Yogi mengaku, aduan dugaan korupsi sewa alat berat masuk ke Polresta Mataram pada akhir tahun 2022. Namun, pengusutannya sempat ditunda, karena Kepala Balai Pemeliharaan Jalan Provinsi Wilayah Pulau Lombok, Ali Fikri, ikut caleg. “Sekarang kita lanjutkan lagi,” tegasnya.

Berita Terkait

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah
Wagub NTB Sentil ASN Dinas Pertanian: Jangan Cuma Hadir di Absen, Hadirlah untuk Petani
HUT ke-15 Garnita NasDem NTB Tak Sekadar Tiup Lilin, 11 Kakus Sekolah Direstorasi
Tak Ada Niat Korupsi, Gubernur NTB Iqbal Ungkap Sistem Lemah yang Bisa Jerat Pejabat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Kamis, 3 September 2026 - 17:53 WIB

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 September 2026 - 17:19 WIB

Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

Kamis, 3 September 2026 - 12:10 WIB

ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari

Kamis, 3 September 2026 - 11:54 WIB

Garnita NasDem NTB Tancap Gas, Ambil Bagian dalam Gerakan Nasional 1.500 Kakus Sekolah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB Muslim Bersama Jajaran Menerima Kunjungan Kerja Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku Utara untuk Mempelajari Pengelolaan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan.

Pemerintahan

Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut

Kamis, 3 Sep 2026 - 17:53 WIB