Polda NTB Turunkan 902 Personel, Operasi Keselamatan Rinjani 2026 Dimulai 2-15 Februari, Ini Sasaran Utamanya!

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Polda NTB mengikuti apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Rinjani 2026 di Lapangan Bharadaksa, Mataram, Senin (2/2/2026). Operasi digelar selama 14 hari untuk menekan pelanggaran lalu lintas.

Personel Polda NTB mengikuti apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Rinjani 2026 di Lapangan Bharadaksa, Mataram, Senin (2/2/2026). Operasi digelar selama 14 hari untuk menekan pelanggaran lalu lintas.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) resmi menggelar Operasi Keselamatan Rinjani 2026. Apel gelar pasukan dilaksanakan pada Senin (2/2/2026) di Lapangan Bharadaksa Polda NTB dan dipimpin langsung oleh Wakapolda NTB Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., yang membacakan amanat Kapolda NTB.

Operasi Keselamatan Rinjani 2026 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Sebanyak 902 personel gabungan dari Polda NTB dan Polres jajaran dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan operasi. Dalam pelaksanaannya, upaya preemtif dan preventif dikedepankan, dengan tetap dibarengi penegakan hukum lalu lintas secara humanis.

Baca Juga :  Zero Absen, KPU NTB Tunjukkan Totalitas di Uji Kompetensi PPPK

Dalam amanatnya, Wakapolda NTB menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama. Berdasarkan data kecelakaan lalu lintas sepanjang tahun 2025, angka kecelakaan masih tergolong tinggi, sehingga peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas perlu terus diperkuat.

“Operasi ini menyasar pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dan fatalitas,” ujar Brigjen Pol. Hari Nugroho saat membacakan amanat Kapolda NTB.

Adapun sasaran Operasi Keselamatan Rinjani 2026 meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm, kendaraan dengan muatan berlebih atau over dimension over loading (ODOL), pengemudi di bawah umur, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, berboncengan lebih dari satu orang, berkendara di bawah pengaruh alkohol, serta melampaui batas kecepatan.

Baca Juga :  Stop Diam, Polresta Mataram Guncang Kota dengan Gerakan 'Rise and Speak' Lawan Kekerasan

Melalui operasi ini, Polda NTB mengajak seluruh masyarakat untuk lebih disiplin dan tertib dalam berlalu lintas.

Kepatuhan terhadap aturan di jalan raya dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan, sekaligus menjaga keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG
Viral Isu Istri dan Ipar Dapat Jabatan Strategis, Wali Kota Bima Aji Man Buka Suara
IKA MT Al-Kahfi FKIP Unram Kembali Gelar Olimpiade Matematika ke-4 se-Bali Nusra, Pendaftaran Resmi Dibuka
10 Ribu Rumah BSPS untuk NTB, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Nyasar
Puluhan Tahun Organisasi Internasional Masuk NTB, Gubernur Iqbal Beberkan Penyebab Kemiskinan Belum Turun Signifikan
NGO Spanyol 8 Tahun Dampingi NTB, Jangkau 1.200 Keluarga dan Puluhan Sekolah Setiap Tahun
Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG

Sabtu, 4 Juli 2026 - 22:15 WIB

Viral Isu Istri dan Ipar Dapat Jabatan Strategis, Wali Kota Bima Aji Man Buka Suara

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:08 WIB

IKA MT Al-Kahfi FKIP Unram Kembali Gelar Olimpiade Matematika ke-4 se-Bali Nusra, Pendaftaran Resmi Dibuka

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:05 WIB

10 Ribu Rumah BSPS untuk NTB, Wagub Umi Dinda Ingatkan: Data Harus Valid, Bantuan Tak Boleh Nyasar

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:45 WIB

Puluhan Tahun Organisasi Internasional Masuk NTB, Gubernur Iqbal Beberkan Penyebab Kemiskinan Belum Turun Signifikan

Berita Terbaru