SUMBAWAPOST.com, Lombok Barat – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat, Fahrul Mustofa, didampingi Sekretaris Dewan Kehormatan PMI NTB, Hamdan Kasim, dan Sekretaris PMI Provinsi NTB, Lalu Dody Setiawan, menemui Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, di Kantor Bupati, Selasa (6/5)
Dalam pertemuan tersebut, Fahrul melaporkan bahwa seluruh pengurus PMI di tingkat kecamatan telah dibentuk ulang dan kini siap menjalankan tugas secara aktif.
“Kondisi PMI Lombok Barat ini sebelumnya seperti kapal karam. Tapi sekarang, kami mulai merapikan semuanya, mulai dari pelaporan hingga pembentukan ulang pengurus ranting di semua kecamatan,” ujar Fahrul, yang akrab disapa Arul, di hadapan Bupati.
Ia menegaskan kesiapan PMI Lombok Barat untuk menyukseskan Musyawarah Kabupaten (Muskab), sebagaimana arahan Ketua PMI Provinsi NTB.
“Intinya, kami siap mendukung program Bupati. Semua pengurus yang sudah kami bentuk di kecamatan berkomitmen penuh untuk mendukung pembangunan Lombok Barat melalui kerja-kerja kemanusiaan PMI,” tegas tokoh pers NTB itu.
Sementara itu, Sekretaris PMI Provinsi NTB, Lalu Dody Setiawan, menyampaikan bahwa persiapan Muskab telah dilaporkan langsung oleh Plt Ketua PMI Lombok Barat kepada Bupati, termasuk legitimasi pengurus ranting sesuai aturan organisasi.
“Seluruh pengurus kecamatan sudah terbentuk secara sah, dan prosesnya sesuai ketentuan AD/ART. Kami optimistis Muskab PMI Lombok Barat bisa segera digelar,” ujarnya.
Dody mengapresiasi kesabaran dan kerja keras Fahrul Mustofa dalam menata kembali struktur PMI Lombok Barat. Ia memastikan bahwa pelaksanaan Muskab akan dilakukan secara terbuka dan demokratis.
“Hari ini kami bersilaturahmi dengan Bupati sebagai pelindung PMI Lombok Barat. Beliau mendukung penuh pelaksanaan Muskab. Maka kami akan segera menyiapkan segalanya sesuai AD/ART,” katanya.
Setelah Muskab digelar, lanjut Dody, PMI Provinsi akan melaporkan hasilnya ke PMI Pusat agar dapat ditindaklanjuti, termasuk pengesahan ketua definitif PMI Lombok Barat.
“Kami akan umumkan Muskab secara terbuka ke publik. Siapa pun yang memenuhi syarat bisa mencalonkan diri sebagai ketua, sesuai dengan prinsip inklusif dalam AD/ART PMI,” tegasnya.










