Pj Gubernur NTB Utus 53 Kafilah Diajang MTQ Tingkat Nasional Tahun 2024 di Samarinda

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPost, Mataram – Penjabat (PJ) Gubernur NTB Hassanudin melepas 53 peserta atau kafilah Provinsi NTB untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXX tingkat nasional Tahun 2024 di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) yang digelar mulai 8 September hingga 16 September.

Sebanyak 53 Peserta putra putri terbaik NTB akan berkompetisi dan berlaga mengikuti delapan cabang lomba pada MTQ Tingkat Nasional ke XXX Tahun 2024 mewakili Nusa Tenggara Barat di kancah nasional.

Dalam sambutannya, PJ Gubernur NTB Hassanudin menyampaikan pesan bahwa untuk menjadi yang terbaik dalam kompetisi tidak perlu bermuluk-muluk, cukup maksimal kemampuan dengan sebaik-baiknya, percaya pada diri sendiri atas usaha dan proses yang sudah dijalani niscaya kebaikan akan selalu menyertai.

“Saya tidak berambisius untuk peserta kafilah menjadi yang terbaik di MTQ Nasional, tetapi siapkanlah kemampuan kita secara maksimal insya Allah kita akan menjadi yang terbaik,” pesan PJ Gubernur NTB saat melepas kafilah NTB pada MTQ XXX tingkat Nasional di Aula Wisma Tambora BPSDM Provinsi NTB, Kamis, 5 September 2024.

Menurutnya, menargetkan menjadi yang terbaik dalam berkompetisi dan perlombaan tentu akan memberikan kesempatan untuk memanfaatkan segala cara untuk mendapatkannya. Tetapi kalau dilaksanakan dengan doa dan kesungguhan maka yang terbaik tetap layak untuk didapatkan.

Baca Juga :  Harga Cabai Meledak, Gubernur NTB Iqbal Siap Turun Tangan, Subsidi Jadi Opsi

“Kita sadari bahwa MTQ ini tidak hanya sekedar kompetisi tapi juga merupakan wujud dari mensyiarkan nilai-nilai Islam, Alquran adalah pedoman hidup kita. Oleh karenanya, kita berharap dukungan dan doa masyarakat agar kafilah NTB tetap menjadi yang terbaik,” harapnya.

Hassanudin berharap agar para peserta dan pendamping MTQ Nasional untuk tetap menjaga stamina dan kesehatan selama mengikuti MTQ di kota Samarinda. Menjaga kesehatan dan mental menjadi faktor yang paling utama untuk memaksimalkan kemampuan dalam mengikuti berbagai perlombaan dan kompetisi.

“Untuk itu, masyarakat NTB manaruh harapan dan doa kepada pundak para peserta dan bapak ibu pendamping untuk membawa pulang nama baik daerah dengan prestasi yang membanggakan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi NTB Sahnan menjelaskan beberapa proses seleksi telah dilakukan pemerintah Provinsi NTB bersama Kanwil Kemenag NTB yang dimulai dari MTQ tingkat desa, tingkat kecamatan, tingkat Kab/Kota, dan terakhir tingkat provinsi.

Adapun peserta yang akan berkompetisi pada MTQ tingkat nasional merupakan hasil dari seleksi MTQ Tingkat Provinsi yang telah diselenggarakan pada 21-27 Juni lalu di Sumbawa Barat. Dari proses dan seleksi tersebut, terjaring 53 orang putra putri yang akan mewakili NTB pada MTQ Tingkat Nasional ke XXX Tahun 2024.

Baca Juga :  Mobil Listrik Rp14 Miliar Disorot di Tengah Defisit Rp100 Miliar, Dewan Aji Maman ‘Semprot’ Pemprov NTB

“Semoga tahun ini kita harap putra putri kafilah NTB meraih prestasi yang lebih banyak. Insyaallah kita akan menjemput keberuntungan di Kaltim,” harapnya.

Sebanyak 53 Peserta akan mengikuti delapan cabang lomba selama sembilan hari di Kaltim. Diantaranya cabang Lomba Seni Baca Al-Qur’an, Qira’at Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Khath Al-Qur’an, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

“Diharapkan kafilah dapat memberikan yang terbaik untuk NTB,” tuturnya.

Selain itu, Ia juga mengungkapkan bahwa setelah melalui seleksi, terdapat empat orang dewan hakim asal Provinsi NTB mendapatkan kesempatan untuk menjadi tim penilaian pada MTQ Tingkat Nasional ke XXX Tahun 2024 di Samarinda.

“Hal ini menjadi prestasi dan kebanggaan bagi masyarakat NTB mengingat dari provinsi-provinsi lain hanya mendapatkan jatah dua orang dewan hakim,”ungkapnya.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB