Pinjam Motor Gak Balik-Balik, Pemuda Kota Mataram Akhirnya ‘Dijemput’ Polisi

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Seorang pemuda berinisial RM (26), warga Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, harus berurusan dengan polisi setelah diduga menggelapkan sepeda motor milik rekannya. RM ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Ampenan yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Lalu Arfi K.R., SH. pada Rabu (3/7/2025).

Kapolsek Ampenan AKP Gede Sukarta melalui Kanit Reskrim Iptu Lalu Arfi menjelaskan, kasus ini bermula pada 24 Juni 2025 ketika RM meminjam sepeda motor korban dengan alasan untuk keperluan pribadi. Namun, hingga beberapa hari kemudian motor tersebut tidak kunjung dikembalikan.

Baca Juga :  MotoGP Mandalika 2025: AMPI NTB Bilang Kalau 'Aman' Cuan Gaspol, Kalau Ribut Ya Kita Cuma Jadi Tukang Isap Debu

“Korban mulai curiga karena pelaku menghilang dan tidak dapat dihubungi. Atas dasar itu, korban akhirnya melapor ke Polsek Ampenan,” ungkap Iptu Arfi. Jum’at 1 Agustus 2025.

Menerima laporan tersebut, tim opsnal Polsek Ampenan segera melakukan penyelidikan. Seminggu kemudian, RM berhasil diringkus di kawasan Monjok, Kecamatan Selaparang.

Baca Juga :  Polda NTB Tanggapi Desakan Badko HMI Bali-Nusra Soal Hilangnya Kifen, Pencarian Terus Dilakukan

“Untungnya motor tersebut belum sempat digadaikan. Saat kami amankan, sepeda motor itu masih berada di tangan pelaku dan langsung kami jadikan barang bukti,” tambahnya.

Kini RM mendekam di sel tahanan Polsek Ampenan dan terancam dijerat Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.

 

Berita Terkait

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?
300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya
Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus
Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus
Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores
Gempa M7,7 Flores Terasa hingga Bima: Rumah, Masjid hingga Gudang Bulog Rusak, Warga Luka
270 ASN dari 30 OPD NTB Lupa Jadi Pejabat, Mendadak Jadi Atlet, Ini Cabornya
HUT ke-81 RI, Wagub NTB Ajak ASN Lepas Penat dan Perkuat Persaudaraan
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 18:23 WIB

300 Warga Bima NTB Mengungsi Usai Gempa M7,7, Warga dari Desa Mana Saja? Ini Rinciannya

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:01 WIB

Ratusan Maba FHISIP Unram 2026 Mulai Langkah Baru, PKKMB Jadi Gerbang Kehidupan Kampus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Menenun “GAPUK Sejahtera”: Dosen UIN Mataram Pengabdian Integratif di Desa Lingkar Kampus

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores

Berita Terbaru

Dr. Ufran, Ketua Bagian Hukum Pidana FHISIP Universitas Mataram (Unram), Penulis artikel Puluhan Tahun Perang Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Hukum & Kriminal

Puluhan Tahun Perangi Narkotika, Mengapa Pasarnya Tak Pernah Mati?

Sabtu, 15 Agu 2026 - 22:05 WIB

Sejumlah Titik di Kota Bima dan Kabupaten Bima Dilaporkan Terdampak Gempa M7,7 yang Berpusat di Wilayah Flores, NTT, Sabtu (15/8/2026). BPBD NTB melakukan pendataan dan verifikasi kerusakan di lapangan.

Pemerintahan

Inilah Lokasi Kerusakan di Bima Usai Diguncang Gempa M7,7 Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:18 WIB