Desa O’o Dompu Geger: Dugaan Percobaan Pencabulan Picu Warga Tutup Jalan, Polisi Turun Tangan

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi protes berupa penutupan akses jalan umum sempat terjadi di Jalan Lintas Sumbawa-Bima, tepatnya di Desa O’o, Kecamatan Dompu

Aksi protes berupa penutupan akses jalan umum sempat terjadi di Jalan Lintas Sumbawa-Bima, tepatnya di Desa O’o, Kecamatan Dompu

SUMBAWAPOST.com | Dompu- Aksi protes berupa penutupan akses jalan umum sempat terjadi di Jalan Lintas Sumbawa-Bima, tepatnya di Desa O’o, Kecamatan Dompu, Jumat malam (2/1/2026).

Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban sebagai bentuk tuntutan agar terduga pelaku dugaan percobaan pencabulan segera diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Menanggapi situasi tersebut, jajaran Polres Dompu dan Polsek Dompu bergerak cepat ke lokasi untuk mencegah eskalasi dan memastikan situasi kamtibmas tetap terkendali. Pendekatan persuasif dilakukan melalui dialog langsung dengan keluarga korban, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat.

Kasat Intelkam Polres Dompu IPTU M. Sofyan Hidayat, S.Sos menyatakan pihak kepolisian memahami reaksi emosional keluarga korban, namun meminta agar masyarakat tetap memberikan kepercayaan penuh kepada aparat penegak hukum. “Kami memahami tuntutan dan perasaan keluarga korban. Namun kami meminta agar proses hukum diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian. Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar IPTU Sofyan.

Baca Juga :  TNI-Pol PP Berhasil Bongkar Gudang Miras Di Dompu

Senada, Kapolsek Dompu IPTU Ade Helmi, S.H menegaskan kehadiran aparat bertujuan menjaga keamanan sekaligus menjembatani komunikasi antara keluarga korban dan pihak kepolisian.

“Kami hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kami juga memberikan pemahaman kepada keluarga korban bahwa penutupan jalan umum dapat mengganggu kepentingan masyarakat luas. Alhamdulillah, setelah dilakukan dialog secara humanis, keluarga korban menerima penjelasan dan bersedia membuka kembali akses jalan,” jelas IPTU Helmi.

IPTU Helmi juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan tetap mengedepankan jalur hukum dalam menyelesaikan masalah.

Setelah komunikasi intensif, keluarga korban bersama tokoh masyarakat akhirnya membuka kembali akses jalan yang sempat ditutup. Aksi protes berakhir sekitar pukul 21.00 WITA dan situasi kembali normal tanpa gangguan kamtibmas lanjutan.

Baca Juga :  Oknum Polisi Jadi Romeo Berdarah: Tikam Mahasiswi Kekasihnya, Bakar Kos, Kabur ke Dompu, Tamat di Pelukan Rekan Sendiri

Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K, melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menegaskan komitmen Polres Dompu dalam penanganan kasus ini.

“Kapolres Dompu menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan perlindungan perempuan dan anak, akan ditangani secara serius dan transparan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian,” terang IPTU Nyoman.

Polres Dompu terus melakukan koordinasi lintas fungsi, penggalangan terhadap keluarga korban dan tokoh masyarakat, serta monitoring perkembangan situasi guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru