Petani Menjerit, Bulog Mandek, DPRD Sumbawa ‘Diserbu’ Aliansi Pemuda

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 26 April 2025 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, SUMBAWA – Suara keprihatinan petani akhirnya meledak di Gedung DPRD Sumbawa. Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) panas, Jumat (25/4), membahas kisruh Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan jagung serta serapan hasil panen yang dinilai mandek di tangan Bulog.

Rapat yang dipimpin Sekretaris Komisi II, Zohran, SH, itu tak hanya dihadiri jajaran anggota dewan seperti Muhammad Zain, SIP, Ademudhita Noorsyamsu, SAP, Kaharuddin Z, H. Andi Mappeleppui, Juliansyah, SE, Andi Rusni, SE., MM, dan H. Zainuddin Sirat, tetapi juga melibatkan suara kritis dari Aliansi Kepemudaan – GMNI, LMND, PMII, KAMMI, dan SMI.

Dari unsur eksekutif dan aparat, hadir Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pangan, KBO Polres Sumbawa, perwakilan Kodim, serta Kepala Kantor Perum Bulog Sumbawa.
Namun kehadiran itu tak mampu meredam derasnya keluhan dari perwakilan Aliansi. Mereka membeberkan realita pahit: petani kini kesulitan menjual gabah dan jagung sesuai HPP, pupuk langka, dampak residu pestisida makin terasa, dan Bulog dinilai tak maksimal menyerap hasil panen akibat keterbatasan gudang.

Baca Juga :  Bupati Dompu Semprot ASN Malas, Ancam Sanksi Tegas

Zohran, SH, menyampaikan apresiasi atas keberanian organisasi kepemudaan dan mahasiswa yang membela nasib petani. “Ini bentuk perhatian nyata yang harus kita respons bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Zain tampil menohok. Ia menyoroti lemahnya pembentukan kelompok tani di desa-desa yang seharusnya jadi benteng pemberdayaan dan peningkatan produksi. Ia mendesak adanya pendampingan aktif dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan pembangunan gudang penyimpanan di tingkat petani, agar tak hanya sibuk mengurus tanaman, tetapi juga memikirkan nasib hasil panen.

Isu terpanas yang dibahas adalah penyerapan jagung oleh Bulog. Muhammad Zain mengungkap fakta bahwa serapan di lapangan sangat jauh dari harapan. “Janji tinggal janji! Realisasi belum mencapai 100 persen, pendampingan minim, dan bahkan di beberapa wilayah selatan, tim Bulog hanya terima laporan tanpa aksi nyata,” sentil Zain.

Baca Juga :  100 Hari Iqbal-Dinda Dapat Nilai Plus, tapi Aji Maman DPRD NTB Ingatkan: DAK Jangan Jadi Bom Waktu!

Ia menambahkan, keterbatasan armada dan lambannya gerak Bulog memperparah penderitaan petani yang sudah babak belur dihantam harga pasar yang tak menentu.

Aliansi Pemuda mendesak agar DPRD segera mengambil langkah tegas. “Jika ini dibiarkan, petani akan terus dikorbankan!” teriak salah satu perwakilan Aliansi.

Suasana RDP pun berlangsung tegang, penuh desakan, namun tetap dalam koridor penyampaian aspirasi yang beradab. Komisi II berjanji akan menindaklanjuti seluruh keluhan ini dalam rekomendasi resmi kepada pihak terkait.

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 141 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru