Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bappeda Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ngopi (Ngobrol Para Ilmuan) LP2M UIN Mataram dengan tema dampak perubahan iklim dan kenaikan muka air laut terhadap wilayah pesisir NTB, di Gedung Research Center UIN Mataram, Kamis (15/1/2026).

Kepala Bappeda Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., saat menjadi narasumber dalam kegiatan Ngopi (Ngobrol Para Ilmuan) LP2M UIN Mataram dengan tema dampak perubahan iklim dan kenaikan muka air laut terhadap wilayah pesisir NTB, di Gedung Research Center UIN Mataram, Kamis (15/1/2026).

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si., menjadi narasumber dalam kegiatan Ngopi (Ngobrol Para Ilmuan) yang mengangkat tema ‘Menjaga Pesisir NTB Agar Tak Tenggelam: Menakar Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Muka Air Laut’.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Mataram dan berlangsung di Gedung Research Center UIN Mataram, Kamis (15/1/2026).

Dalam pemaparannya, Baiq Nelly Yuniarti menegaskan bahwa pembangunan kawasan pesisir di NTB harus diarahkan pada konsep berketahanan iklim guna menghadapi ancaman nyata perubahan iklim dan kenaikan muka air laut, terutama bagi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, termasuk kawasan Kepulauan Gili.

Baca Juga :  Bappeda NTB Targetkan Penguatan 7.800 Posyandu Berbasis 6 SPM pada 2026

“Pembangunan pesisir harus berketahanan iklim, melalui perlindungan ekosistem, penguatan infrastruktur adaptif, serta peningkatan kesadaran dan keterlibatan masyarakat,” tegas Baiq Nelly Yuniarti.

Ia menjelaskan, perubahan iklim dan kenaikan muka air laut bukan lagi ancaman masa depan, melainkan sudah dirasakan dampaknya saat ini oleh masyarakat pesisir. Oleh karena itu, pendekatan pembangunan harus dilakukan secara berkelanjutan agar lingkungan tetap terjaga dan kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terus meningkat.

Baca Juga :  Terancam 20 Tahun Penjara, Polda NTB Ringkus Lima Terduga Korupsi di Dompu

Menurutnya, pembangunan pesisir tidak boleh hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga harus memastikan kelestarian lingkungan sebagai fondasi utama kehidupan masyarakat di wilayah pesisir.

Upaya tersebut, lanjut Baiq Nelly, sejalan dengan Visi NTB 2025-2029, yang menempatkan perlindungan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai dua agenda utama pembangunan daerah.

Kegiatan Ngopi LP2M UIN Mataram ini menjadi ruang diskusi ilmiah yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan pemangku kebijakan untuk bersama-sama merumuskan strategi menghadapi tantangan perubahan iklim, khususnya di wilayah pesisir NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB