Pemuda Jangan Cuma Nonton! KAMMI Gas Simposium Asta Cita: Bangun Bangsa, Bukan Ngopi Aja

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 15:31 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Jakarta – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) kembali menegaskan komitmennya dalam merawat semangat kebangsaan dan memperkuat peran ideologis generasi muda. Lewat inisiatif nasional yang digagas oleh Pengurus KAMMI dan pelaksanaan oleh KAMMI Jakarta Pusat, digelar Simposium Kebangsaan bertema: ‘Peran Pemuda dalam Memperkokoh Ideologi Pancasila melalui Implementasi Asta Cita’ di Kampus STEBank Islam MR. Sjafruddin Prawiranegara, Jakarta.

Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (19/6) dan berhasil menghadirkan lebih dari 100 aktivis mahasiswa dari berbagai kampus serta perwakilan KAMMI daerah se-Indonesia. Tiga pembicara utama dihadirkan untuk memperkaya diskusi: Dr. Abd. R. Prarano S. Abubakar (akademisi dan pakar hukum Universitas Jayabaya), Peri Gunawan Silaban (aktivis pemuda), dan Andre (Ketua Umum KAMMI Jakarta Pusat).

Dalam pemaparannya, Dr. Prarano menekankan pentingnya pemuda untuk menafsirkan kembali nilai-nilai Pancasila secara kontekstual dan membumikan Asta Cita dalam kerja nyata.

“Pemuda dan mahasiswa harus memiliki orientasi yang kuat dalam menyukseskan pembangunan nasional. Program-program strategis dari Asta Cita adalah kerja besar yang harus kita kawal bersama. Ketika pembangunan merata dan kesejahteraan dirasakan seluruh rakyat, maka Pancasila benar-benar hidup dalam praktik,” tegasnya.

Sejalan dengan itu, Peri Gunawan Silaban menyoroti pentingnya kolaborasi nyata antara pemuda dan pemerintah dalam mendorong agenda-agenda strategis bangsa.

“Hari ini, kami tidak hanya fokus membangun diri sebagai SDM unggul, tapi juga ikut aktif dalam isu strategis seperti ketahanan pangan, penguatan UMKM, dan ekonomi kreatif. Pemerintah perlu menangkap semangat ini dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi gerakan pemuda,” ungkap Peri.

Sementara itu, Andre, Ketua Umum KAMMI Jakarta Pusat, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar seremoni. Ia menyebut simposium ini sebagai bagian dari konsolidasi arah gerakan mahasiswa dalam mengawal visi kebangsaan.

“Simposium ini adalah langkah strategis dan taktis dalam mengkonsolidasikan arah gerakan pemuda dan menyelaraskannya dengan Asta Cita yang kini menjadi acuan dalam pembangunan nasional. Kami ingin memastikan bahwa pemuda ikut punya peran strategis dalam proses tersebut,” ujar Andre.

Baca Juga :  IKA Unram Dorong Anak Muda NTB Berani Jadi Pengusaha, Ratusan Pelajar Ikuti Panggung Inspirasi Bisnis

Tak hanya menjadi forum gagasan, kegiatan ini juga menjadi ajang bertukar ide lintas daerah. Putra, peserta dari KAMMI Medan, berharap kegiatan seperti ini ke depan dapat lebih melibatkan pemangku kepentingan secara langsung.

“Kami berharap suara dan gagasan dari mahasiswa bisa mendapat respon dan ruang nyata dalam kebijakan. Hadirnya pemangku kepentingan akan sangat penting untuk membuka jalan kolaborasi, bukan hanya Ngopi aja” ujarnya.

Simposium Kebangsaan ini membuktikan bahwa semangat nasionalisme di kalangan pemuda masih kuat menyala. Lewat forum intelektual dan konsolidasi gerakan seperti ini, KAMMI menunjukkan bahwa generasi muda bukan hanya penonton, tapi aktor penting dalam menjaga ideologi bangsa dan mengawal arah pembangunan nasional.

 

 

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru