SUMBAWAPost, Mataram- Sebagai peserta, Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam Pekan Olahraga Nasional ke 21 di Aceh dan Sumatera Utara tak hanya mengirimkan atlet namun bersiap sebagai tuan rumah PON empat tahun mendatang. Untuk itu, pemerintah provinsi NTB turut pula mendukung suksesnya penyelenggaraan PON tahun ini.
Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB, H Mori Hanafi mengatakan, kontingen PON XXI NTB tahun ini terdiri dari tiga bagian yakni Tim Aju, Tim Atlet dan Ofisial serta Tim Penutupan.
“Tim Aju bertugas untuk memantau pelaksanaan PON Aceh Sumut dari semua aspek sebagai persiapan kita menjadi tuan rumah sedangkan Tim Penutupan akan ikut serta dalam seremoni penutupan dan penyerahan pataka lambang PON sebagai tuan rumah berikutnya,” jelas Mori di kantor KONI NTB, Mataram, Rabu 4 September 2024
Ditambahkannya, Tim Aju yang telah diberangkatkan lebih awal ke Aceh dan Sumut sejak akhir Agustus lalu melihat beberapa aspek penting dalam penyelenggaraan kompetisi maupun aspek pendukung lain seperti kesehatan dan keamanan. Sedangkan Tim Penutupan disiapkan menggelar kesenian NTB sebagai bagian dari acara penutupan pada 20 September mendatang di kota Medan.
Sementara, Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Nusa Tenggara Barat, Dr Najamuddin Amy, SSos, MM menegaskan siap mendukung publikasi penyelenggaran Pekan Olahraga Nasionl (PON) XXI Aceh Sumut 2024.
“NTB siap mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi penyelenggaraan PON ke 21 di Aceh dan Sumut”, ujarnya usai menghadiri Zoom Meeting Publikasi dan Diseminasi Penyelenggaraan PON XXI di kantor Dinas Kominfotik, Mataram.
Rapat yang digelar dan dipimpin Pelaksana Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Aang Wirasta Rofik mengatakan, Kemendagri telah melakukan sejumlah upaya untuk menyukseskan event empat tahunan ini. Salah satunya melalui Surat Edaran (SE) Mendagri tertanggal 5 Agustus 2024 berisikan anjuran kepada gubernur, bupati, dan wali kota untuk mendukung gelaran PON XXI.
“Dukungan tersebut dapat berupa publikasi di setiap provinsi dan kabupaten/kota, menyiapkan atlet untuk berlaga di ajang tersebut dan dukungan lainnya”, ujarnya.
Aang menambahkan, dalam konteks tersebut, pihaknya juga mengajak media massa untuk mendukung publikasi PON XXI.
Sementara itu, Tirto Prima Putra, Ketua Bidang Media dan Humas Panwasrah PON XXI Wilayah Aceh menjelaskan, sekitar 563 wartawan telah mendaftar untuk meliput di Aceh. “Untuk siaran langsung dilakukan oleh MNC TV yang menyiarkan pertandingan sepak bola, voli, biliar, dan kickboxing, sedangkan TVRI akan menyiarkan pertandingan karate, wushu, dan bulutangkis,” jelas Tirto.
Ia juga menambahkan, meskipun ada beberapa cabang olahraga yang sudah ada hak siar, namun tidak ada batasan dan tetap dipersilakan untuk meliput berita dengan mengambil cuplikan gambar/video.
Ia juga mengajak seluruh pihak bekerja dengan narasi bersama, antara lain: PON adalah puncak olahraga Tanah Air dengan tujuan mencetak atlet juara dunia dari Indonesia, Memperkuat kebersamaan untuk meraih prestasi tertinggi, Target PON XXI Aceh-Sumut 2024 sukses penyelenggaraan, prestasi, administrasi, perekonomian dan publikasi, Perpisahan masyarakat olahraga dengan masa bakti Presiden Joko Widodo – Wapres Maruf Amin, Pemersatu Indonesia di tahun Pemilu dan narasi ajakan untuk seluruh provinsi bersatu mendukung kontingennya meraih prestasi serta Promosi Sport Tourism dan Sport Industry.
Sedangkan Ketua Panwasrah KONI Pusat Bidang Humas Wilayah Sumut, Raja Pane memastikan persiapan Media Center Utama di Hotel Santika, Medan serta media center yang ada di sejumlah venue berikut kelengkapan sarana dan prasarana bagi media peliputan PON XXI.










