NTB Panen Raya Padi di Tengah Krisis Pupuk, Gubernur ‘Ngadu’ ke Presiden

Avatar

- Jurnalis

Senin, 7 April 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok Tengah – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ambil bagian dalam Panen Raya Padi Serentak yang digelar secara nasional di 14 provinsi pada Senin 7 April 2025. Kegiatan ini dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Di NTB, panen raya berlangsung di Desa Teruwai, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Seluas 10 hektare lahan padi varietas Ciliwung dipanen. NTB menjadi lokasi strategis karena menyumbang 9 persen dari total produksi beras nasional. Khusus Lombok Tengah, kontribusinya mencapai 43 persen dari total produksi NTB.

Presiden RI Prabowo Subianto hadir secara virtual dan berdialog dengan kepala daerah, termasuk Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal. Dalam dialog itu, Gubernur memaparkan capaian sektor pertanian NTB serta mengajukan permintaan dukungan pusat, seperti revitalisasi irigasi dan penyediaan alat-alat pertanian.

Baca Juga :  Pj Gubernur Tegaskan PON XXII 2028 NTB-NTT Harus Menorehkan Lima Prestasi

“Walaupun ada peningkatan, kami tak ingin berpuas diri. Kami akan terus bekerja sama dengan semua pihak untuk mendorong produktivitas pertanian,” ujar Iqbal.

Presiden Prabowo merespons positif. Ia meminta Pemprov NTB segera menyiapkan dokumen perencanaan revitalisasi irigasi. Selain itu, ia berkomitmen mendukung penyediaan alat pertanian dan pengembangan benih unggul.

“Kita harus intensifkan lahan yang ada. Kalau benar hasil panen naik dari 6–7 ton menjadi 10 ton per hektare, itu luar biasa,” kata Presiden.

Di lokasi panen, Gubernur NTB mengungkapkan bahwa provinsinya mencatat surplus beras sebesar 155.795 ton pada 2024. Bahkan, untuk Januari–April 2025, surplus diproyeksikan melonjak menjadi 290.692 ton.

Baca Juga :  Partisipasi Pemilih Di Pilkada 2024 Naik, Pj Gubernur Terima Penghargaan KPU NTB

Namun, ia menyoroti rendahnya realisasi pupuk subsidi yang hingga Maret 2025 masih di bawah 10 persen. Untuk itu, Iqbal berdialog langsung dengan para petani guna menyerap aspirasi dan mencari solusi konkrit.

“Masalah air, harga jual, pergudangan, hingga penyerapan hasil panen akan kami petakan dan tindak lanjuti. Ini juga sesuai arahan Presiden,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gubernur menyerahkan benih padi varietas Cakrabuana secara simbolis kepada lima petani. Acara ditutup dengan panen padi bersama sebagai simbol sinergi pemerintah dan petani dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

 

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru