Nyawa Dipertaruhkan, Status Masih Tak Jelas – 74 Persen Petugas Damkar NTB Bukan ASN

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 18:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok- Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Sekda NTB TB), Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si., mewakili Gubernur NTB, memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-106 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tingkat Provinsi NTB Tahun 2025, yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis (15/5).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda memaparkan data kinerja petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan sepanjang tahun 2024. Tercatat sebanyak 929 kasus kebakaran berhasil ditangani, serta 1.832 operasi penyelamatan non-kebakaran telah dilaksanakan di seluruh wilayah NTB.

Baca Juga :  Debt Collector PT LNI Ngaku Sesuai Aturan, Kuasa Hukum: Penarikan Paksa di Jalan Itu Ilegal

“Ini menunjukkan bahwa peran pemadam kebakaran dan penyelamatan tidak hanya terbatas pada insiden kebakaran, tetapi juga merespons berbagai situasi darurat lainnya. Profesi ini bukan hanya tentang memadamkan api, tetapi juga menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

Sekda juga menyoroti tantangan terkait sumber daya manusia di tubuh Damkar. Hingga akhir 2024, sebanyak 74,86 persen personel pemadam kebakaran dan penyelamatan di NTB masih berstatus non-ASN. Sementara itu, baru 12,73 persen yang telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat).

Kondisi tersebut, lanjutnya, harus menjadi perhatian serius dengan mendorong percepatan sertifikasi personel, termasuk melalui pelatihan internal (in-house training) di tingkat daerah.

Baca Juga :  Para Ahli 4 Negara Kumpul Di NTB, Bahas Masalah Ini

Ia juga mengimbau agar pemerintah kabupaten/kota lebih aktif dalam mengisi jabatan fungsional pemadam kebakaran, serta secara berkelanjutan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para petugas.

Menutup sambutannya, Sekda menyampaikan harapan agar segera hadir regulasi nasional dalam bentuk Undang-Undang Penanggulangan Kebakaran yang lebih komprehensif. Hal ini penting untuk memperkuat dasar hukum dalam pelaksanaan tugas dan peran strategis pemadam kebakaran dan penyelamatan di seluruh Indonesia.

Berita Terkait

35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya
15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
35 Ribu Warga NTB Adu Nasib ke Luar Negeri Sepanjang 2025, Remitansi Lebih dari Rp220 Miliar
Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Kirim 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Lombok Barat
Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita
NasPol NTB Minta Dugaan Anomali Pokir DPRD Rp120 Miliar Dibuka ke Publik
Perdana di KSB, Pilkades Serentak 21 Desa Gunakan E-Voting
Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:01 WIB

35 Ribu Warga NTB Tinggalkan Kampung Halaman untuk Jadi PMI pada 2025, Ini Daerah Asalnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:11 WIB

15 Desa di NTB Disiapkan Jadi Benteng Perlindungan Pekerja Migran Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:51 WIB

35 Ribu Warga NTB Adu Nasib ke Luar Negeri Sepanjang 2025, Remitansi Lebih dari Rp220 Miliar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Kemarau Panjang, Ditpolairud Polda NTB Kirim 1,7 Ton Air Bersih ke Pesisir Lombok Barat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Polda NTB Ungkap 7 Kasus BBM dalam Sepekan, 7 Orang Jadi Tersangka, 4.419 Liter Pertalite Disita

Berita Terbaru