NTB Matangkan Pedoman Pariwisata Berkualitas sebagai Fondasi Menuju Wisata ‘Makmur Mendunia’

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Pariwisata Provinsi NTB terus memperkuat visi pariwisata berkualitas melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pedoman Implementasi Pariwisata Berkualitas

Dinas Pariwisata Provinsi NTB terus memperkuat visi pariwisata berkualitas melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pedoman Implementasi Pariwisata Berkualitas

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Dinas Pariwisata Provinsi NTB terus memperkuat visi pariwisata berkualitas melalui pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Pedoman Implementasi Pariwisata Berkualitas yang digelar pada Rabu, 10 Desember 2025, di Hotel Lombok Astoria.

Kegiatan yang dibuka oleh Lalu Mohammad Faozal, Pj Sekretaris Daerah Provinsi NTB, ini menghadirkan sekitar 70 peserta dari berbagai unsur  pemerintah, akademisi, pelaku industri pariwisata, asosiasi, pengelola hotel, hingga penyedia transportasi wisata dan DMO.

Sekretaris Dinas Pariwisata NTB, Mulki, S.STP, yang mewakili Kepala Dinas Pariwisata NTB, menegaskan dalam laporannya bahwa penyusunan pedoman pariwisata berkualitas menjadi kebutuhan mendesak. Hal ini penting untuk memperkuat daya saing destinasi NTB di tengah kompetisi antar daerah dan meningkatnya ekspektasi wisatawan terhadap pengalaman wisata yang aman, berkelanjutan, dan bernilai budaya.

Baca Juga :  Menuju Wisata Kelas Dunia, Kadispar NTB Aulia: Kalau Masih Buang Sampah Sembarangan, Jangan Ngaku Pecinta Pariwisata

FGD ini menjadi langkah awal untuk menyatukan persepsi seluruh pemangku kepentingan dalam menerapkan standar pariwisata berkualitas di NTB,” ujarnya.

Dalam arahannya, Lalu Mohammad Faozal kembali mengingatkan bahwa pariwisata berkualitas bukan sekadar mendongkrak jumlah kunjungan, tetapi harus memberi manfaat bagi masyarakat, menjaga lingkungan, serta memperkuat budaya lokal sebagai identitas utama NTB.

Baca Juga :  HBK Peduli Gelar Pengobatan Gratis dan Bagi Sembako di Empat Kabupaten Kota di Lombok

FGD kemudian berlanjut dengan sesi pemaparan terkait Indonesia Tourism Outlook, arah kebijakan pariwisata NTB, hingga pedoman implementasi pariwisata berkualitas oleh para akademisi dan perencana daerah.

Melalui forum ini, NTB menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem pariwisata yang lebih kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi besar NTB Makmur Mendunia.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB