NTB Mall Disulap Jadi BaleKITA NTB, Konsep Baru Bikin Produk Lokal Makin Menjual

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia M. Iqbal bersama jajaran saat rapat koordinasi re-opening NTB Mall menjadi BaleKITA NTB di Mataram.

Ketua Dekranasda NTB Sinta Agathia M. Iqbal bersama jajaran saat rapat koordinasi re-opening NTB Mall menjadi BaleKITA NTB di Mataram.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Transformasi besar dilakukan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. NTB Mall kini disiapkan beralih wajah menjadi BaleKITA NTB, sebuah ruang baru yang tidak hanya menampilkan, tetapi juga mendorong produk lokal benar-benar laku di pasar.

Langkah ini ditandai dengan Rapat Koordinasi re-opening yang dipimpin Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) NTB, Sinta Agathia M. Iqbal, bersama Plt. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB sekaligus Ketua Harian Dekranasda, Irnadi Kusuma, Jumat (27/3), di Gedung eks NTB Mall.

Rapat ini menjadi titik awal transformasi NTB Mall menjadi BaleKITA NTB dengan konsep baru yang mengusung nilai Kreatif, Inovatif, Terbuka, dan Otentik. BaleKITA NTB diproyeksikan menjadi identitas baru yang merepresentasikan keaslian produk unggulan daerah sekaligus ruang promosi yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Dalam arahannya, Ketua Dekranasda NTB menegaskan bahwa re-opening ini bukan sekadar melanjutkan yang sudah ada, tetapi melakukan pembenahan menyeluruh melalui proses kurasi ulang produk.

Baca Juga :  Usai Golkar, Kini Giliran Gelora Dukung Iqbal-Dinda di Pilgub NTB 2024

“Bale Kita NTB harus tampil lebih fresh, lebih menarik, dan mampu menjawab kebutuhan pasar. Bukan hanya tempat display, tetapi menjadi ruang yang mampu mendorong produk benar-benar terjual,” ungkapnya.

Penekanan utama dalam transformasi ini adalah kualitas. Produk yang ditampilkan harus representatif, memiliki legalitas jelas, kemasan menarik, serta sesuai dengan kebutuhan pasar. Setiap kekurangan akan dibina secara berkelanjutan agar UMKM NTB semakin kompetitif.

Tak hanya itu, BaleKITA NTB juga mengedepankan pendekatan storytelling produk. Setiap produk akan dilengkapi kisah asal-usul, proses produksi, nilai budaya, hingga keunikan di baliknya, guna meningkatkan nilai jual sekaligus membangun kedekatan emosional dengan konsumen.

“Dari sisi tampilan, penataan ulang layout menjadi perhatian serius. Konsep desain akan dibuat lebih modern, fungsional, dan eye-catching, dengan pengelompokan produk yang lebih terstruktur agar memudahkan pengunjung menjelajahi produk unggulan NTB,”ungkapnya.

Pengembangan BaleKITA NTB juga diperluas hingga ke Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) dengan dukungan Bank Indonesia dalam penyediaan ruang.

Baca Juga :  Bank NTB Syariah Bersinar di Anugerah BI NTB 2025, Sabet Penghargaan QRIS Terbaik

Upaya ini diharapkan membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus memperkuat branding produk lokal di pintu gerbang utama NTB.

Lebih lanjut, ditegaskan bahwa keberhasilan BaleKITA NTB membutuhkan sinergi lintas perangkat daerah dan seluruh pemangku kepentingan.

“Peran aktif OPD tidak hanya dalam pembinaan, tetapi juga dalam memperkuat promosi dan pemasaran menjadi kunci keberhasilan program ini,”tegasnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan NTB juga akan terus memperkuat data dan pembinaan UMKM agar produk yang ditampilkan benar-benar mencerminkan kualitas dan identitas daerah. Integrasi lintas sektor menjadi fondasi utama dalam menghadirkan BaleKITA NTB sebagai etalase unggulan yang membanggakan.

“Melalui transformasi ini, BaleKITA NTB diharapkan tidak hanya menjadi pusat promosi, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah yang mampu mendorong UMKM naik kelas serta memperkuat posisi NTB sebagai daerah yang kreatif, inovatif, dan mendunia,”tutupnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG
Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:49 WIB

Kasus BGN Belum Tuntas, KAHMI NTB Minta Prabowo Tekan Tombol ‘Pause’ Program MBG

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Berita Terbaru