SUMBAWAPOST.com, Mataram– Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mendorong pembangunan pariwisata yang tidak hanya mengedepankan keindahan destinasi, tetapi juga berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Salah satu langkah nyatanya adalah menggalakkan kesadaran kolektif terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah di kawasan wisata.
Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (Dispar NTB) Ahmad Nur Aulia dalam sebuah kegiatan kampanye kebersihan di Kota Mataram, menegaskan pentingnya pariwisata yang ramah lingkungan.
“Program utama yang sedang digerakkan adalah menghadirkan pariwisata yang berkualitas dan lestari. Ini hanya bisa terwujud jika kawasan wisata bersih dari sampah dan masyarakat punya kesadaran untuk menjaga lingkungan. Mudah-mudahan momentum pagi ini bisa membangkitkan kembali semangat kita untuk risih terhadap sampah dan peduli terhadap lingkungan,” ujarnya. Senin (5/5)
Senada dengan itu, Direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok, Dr. Ali Muhtasom, M.M., CHCM., CHE, menekankan bahwa pembangunan destinasi unggulan seperti Lombok, Sumbawa, hingga Kota Mataram membutuhkan kolaborasi semua pihak.
“Kita tidak bisa sendiri. Kebersihan destinasi hanya bisa terwujud jika semua ikut ambil bagian. Tapi untuk memulai perubahan, cukup satu orang saja yang punya kesadaran. Mari kita mulai dari diri sendiri,” kata Dr. Ali dalam sambutannya yang penuh makna.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan NTB sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional dan internasional, yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga lestari secara ekologis.










