Nobar Final Piala Dunia Satukan Ribuan Warga, Pemprov NTB Apresiasi Antusiasme Masyarakat

Avatar

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan masyarakat memadati Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, saat mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi NTB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Ribuan masyarakat memadati Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, saat mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi NTB dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Ribuan warga memadati Halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), untuk mengikuti nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026, Senin (20/7/2026). Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan itu mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi NTB.

Suasana semakin semarak saat laga final yang mempertemukan Spanyol dan Argentina berakhir dengan kemenangan Spanyol 1-0. Meski didominasi pendukung kedua tim, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung kondusif dan menjunjung tinggi sportivitas.

Apresiasi tersebut disampaikan Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemerintah Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik, usai pelaksanaan kegiatan.

Menurut pria yang akrab disapa Aka itu, jumlah masyarakat yang hadir jauh melampaui perkiraan. Diperkirakan sekitar 8.000 hingga 9.000 orang memadati Halaman Bumi Gora hingga meluber ke ruas jalan di sekitarnya.

“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung sangat baik. Pendukung Spanyol maupun Argentina menikmati pertandingan dengan penuh kegembiraan, saling bercanda, saling menghormati, dan bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Ini menjadi gambaran bahwa masyarakat NTB mampu merayakan perbedaan dalam semangat persaudaraan,” ujarnya.

Baca Juga :  Misteri WNA Spanyol Hilang di Senggigi Terungkap: Dibunuh Sadis Demi Harta, Dua Terduga Pelaku Ditangkap Polisi

Aka menegaskan, keberhasilan penyelenggaraan nonton bareng tidak hanya diukur dari besarnya jumlah peserta, tetapi juga dari nilai kebersamaan yang berhasil dibangun.

Menurutnya, Halaman Bumi Gora berubah menjadi ruang publik yang menyatukan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pejabat pemerintah, Forkopimda, ASN, komunitas sepak bola, hingga masyarakat umum tanpa memandang latar belakang.

Bahkan, masyarakat yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Mataram, tetapi juga datang dari Kabupaten Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Lombok Barat untuk merasakan atmosfer Final Piala Dunia bersama di Kantor Gubernur NTB.

“Sepak bola menjadi bahasa yang menyatukan semua kalangan. Tidak ada perbedaan status maupun latar belakang. Semua menikmati pertandingan dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan,” katanya.

Selain menghadirkan ruang kebersamaan, kegiatan tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Ratusan pedagang kaki lima, pedagang asongan, dan pelaku UMKM memanfaatkan momentum nobar untuk berjualan dan memperoleh tambahan pendapatan dari ribuan pengunjung yang hadir.

Baca Juga :  Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya

“Kehadiran UMKM menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Mereka tidak hanya ikut meramaikan suasana, tetapi juga memperoleh peluang ekonomi dari ribuan masyarakat yang hadir. Inilah yang kami harapkan, setiap kegiatan pemerintah mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelas Aka.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi NTB berharap semangat persatuan yang lahir dari kegiatan nonton bareng Final Piala Dunia dapat terus terpelihara dan menjadi modal sosial dalam memperkuat pembangunan Daerah.

“Kemenangan Spanyol menjadi penutup pertandingan yang luar biasa. Namun bagi kami, kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika ribuan masyarakat dapat berkumpul dalam suasana damai, saling menghargai, dan menikmati kebersamaan tanpa sekat. Semangat seperti inilah yang ingin terus kita rawat untuk membangun NTB yang makmur dan mendunia,”tutupnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik
Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG
Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya
DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September
Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW
Daun Kelor Mengubah Nasib Anak Pelosok Dompu hingga Tembus Pasar Internasional
Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun, DPMPTSP Dorong Ekonomi Tak Lagi Bergantung Tambang
Status Kekeringan Lombok Barat Naik Jadi Darurat
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:13 WIB

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Relawan MBG Dompu Mengaku Dipecat Mendadak, BGN Diminta Bongkar Tata Kelola SPPG

Minggu, 13 September 2026 - 16:31 WIB

Musda V Demokrat NTB Ditunda, 18 September Batal Digelar, Ini Alasannya

Minggu, 13 September 2026 - 14:14 WIB

DPP Terbitkan Surat Musda Demokrat NTB, Dijadwalkan 18 September

Sabtu, 12 September 2026 - 17:34 WIB

Dugaan Perselingkuhan Anggota DPRD Dompu Masuk Ranah Partai, Bisa Berujung PAW

Berita Terbaru

Tiga Ahli Yang Dihadirkan Tim Advokat Bersama Badai NTB Saat Mengikuti Persidangan Kasus ITE di Pengadilan Negeri Raba Bima, Jumat (11/9/2026).

Hukum & Kriminal

3 Ahli Nilai Postingan Badai NTB Tak Langgar Pencemaran Nama Baik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:13 WIB