Faurani Kembali Dikukuhkan Pimpin Kadin NTB Periode 2025-2030, Ini Komitmennya

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kadin NTB H. Faurani bersama jajaran pengurus usai dikukuhkan untuk periode 2025-2030, mengibarkan bendera Kadin sebagai simbol Komitmen memperkuat sinergi dunia usaha dan Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan Ekonomi Nusa Tenggara Barat.

Ketua Kadin NTB H. Faurani bersama jajaran pengurus usai dikukuhkan untuk periode 2025-2030, mengibarkan bendera Kadin sebagai simbol Komitmen memperkuat sinergi dunia usaha dan Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan Ekonomi Nusa Tenggara Barat.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- H. Faurani kembali dikukuhkan memimpin Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2025-2030. Pengukuhan ini menjadi momentum memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis Pemerintah dalam mendorong pertumbuhan Ekonomi daerah melalui penguatan UMKM, Investasi, serta Sektor-sektor unggulan yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat.

Pengukuhan pengurus Kadin NTB berlangsung di Mataram, Rabu (29/7), dan dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Novyan Bakrie, jajaran pengurus Kadin, Pelaku Usaha, serta para pemangku kepentingan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur NTB mengajak jajaran Kadin mengambil peran yang lebih strategis dalam mengawal pertumbuhan Ekonomi Daerah melalui Penguatan Ekonomi kerakyatan, Sektor Pangan, serta Pengembangan Usaha yang berkelanjutan.

Di hadapan pengurus yang baru dikukuhkan, Gubernur menegaskan bahwa Kemitraan antara Pemerintah Daerah dan Kadin tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan dampak nyata bagi pertumbuhan Ekonomi dan peningkatan Kesejahteraan Masyarakat.

Menurutnya, di banyak negara maju organisasi Kamar Dagang memegang peran penting dalam pembangunan Ekonomi. Karena itu, Kadin harus mampu menunjukkan relevansi dan kontribusinya sebagai Mitra Strategis Pemerintah.

“Kadin harus menjadi penjaga sekaligus penggerak Ekonomi, terutama Ekonomi kerakyatan yang menjadi sandaran sebagian besar Masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan Dunia Usaha agar mampu mengubah cara pandang terhadap berbagai ketidakpastian global.

“Kita harus mulai menganggap krisis sebagai bagian dari kondisi Normal, yang terpenting bukan berapa banyak tantangan yang datang, tetapi bagaimana kita melihat peluang di balik setiap tantangan tersebut,” katanya.

Optimisme tersebut, lanjut Gubernur, tercermin dari pertumbuhan Ekonomi NTB yang mencapai 13,64 persen, didukung Sektor Pertanian dan pariwisata yang sama-sama tumbuh dua digit.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada sektor pertanian dan pariwisata memiliki kualitas yang lebih baik karena langsung menyentuh kehidupan masyarakat. Hampir 40 persen penduduk NTB menggantungkan hidup pada Sektor Pertanian, sementara sekitar 10 persen bekerja di Sektor Pariwisata.

Baca Juga :  Ketua IKA Unram Isvie Rupaeda Tegaskan Kampus Harus Aman dari Kekerasan Seksual

Selain itu, meningkatnya Nilai Tukar Petani (NTP) yang berada di atas rata-rata Nasional menjadi indikator semakin kuatnya daya beli Petani sekaligus membuka peluang Investasi baru di Sektor Pertanian.

Karena itu, Gubernur mendorong Kadin NTB agar lebih aktif mengembangkan sektor strategis seperti Pertanian, Perikanan, Agroforestri, Agromaritim, hingga industri garam yang memiliki potensi besar namun belum tergarap optimal.

Ia juga menekankan pentingnya keberpihakan terhadap UMKM. Menurutnya, kembalinya Bank NTB Syariah sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi peluang besar untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Selain penguatan UMKM, Gubernur mendorong pengembangan koperasi multipihak yang melibatkan Produsen, Investor, lembaga keuangan hingga Pasar dalam satu Rantai Usaha.

Menutup arahannya, Gubernur mengajak Kadin NTB memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah serta membangun sinergi kawasan bersama Bali dan Nusa Tenggara Timur sebagai kekuatan Ekonomi baru di wilayah Sunda Kecil.

“Sekarang bukan lagi zamannya berkompetisi, tetapi zamannya berkolaborasi. Hanya dengan kolaborasi kita bisa bertahan dan tumbuh bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Kadin NTB periode 2025-2030, H. Faurani, menegaskan komitmennya untuk terus menjadikan Kadin sebagai mitra Strategis Pemerintah dalam memperkuat Perekonomian Daerah.

Menurutnya, tantangan Ekonomi Global menuntut dunia Usaha terus beradaptasi sekaligus memperkuat Kolaborasi dengan Pemerintah, khususnya dalam mendukung pengembangan UMKM sebagai tulang punggung Ekonomi Daerah.

“Kadin ke depan memiliki tugas yang tidak ringan. Sebagai mitra pemerintah, kami harus mampu membantu dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan Ekonomi Daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Ia mengakui Dunia Usaha masih menghadapi berbagai tantangan, namun optimistis pelaku usaha NTB tetap memiliki semangat untuk tumbuh melalui Inovasi dan pencarian peluang baru.

“Dalam kondisi apa pun, pengusaha harus tetap bergerak. Kami terus berupaya mencari solusi dan berinovasi agar Dunia Usaha tetap tumbuh serta mampu menghadapi berbagai perubahan yang terjadi,” katanya.

Faurani menjelaskan kepengurusan baru tengah menyusun Program kerja lima tahun ke depan berdasarkan aspirasi pelaku usaha di seluruh Kabupaten/Kota. Salah satu fokus utamanya ialah memperkuat sinergi dengan pemerintah agar berbagai Program Pembangunan Ekonomi lebih efektif dan berdampak langsung kepada Masyarakat.

“Kami sedang merumuskan langkah-langkah strategis bersama para wakil ketua koordinator agar kolaborasi dengan pemerintah dapat berjalan lebih baik. Sesuai amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987, Kadin memang hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan Ekonomi,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Faurani mengajak seluruh pengurus dan pelaku usaha menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi tantangan Ekonomi.

“Kita harus terus berjuang bersama untuk memperbaiki keadaan dan menjadikan NTB lebih baik ke depan. Dengan sinergi yang kuat, saya optimistis Dunia Usaha dan Perekonomian Daerah akan semakin maju,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengapresiasi pertumbuhan Ekonomi NTB yang mencapai 13,64 persen, salah satu yang tertinggi di Indonesia.

Menurutnya, Kadin memiliki dua mandat utama, yakni menjadi mitra strategis pemerintah di bidang Ekonomi sekaligus rumah besar Dunia Usaha yang menaungi Perusahaan, Asosiasi, UMKM, hingga Koperasi.

Anindya juga mendorong lahirnya gerakan We Buy From NTB sebagai upaya memperkenalkan produk-produk unggulan Daerah ke pasar Nasional maupun Internasional, sekaligus memperkuat daya saing Investasi dan Ekonomi NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda ke-98, 15 Pemuda Pelopor NTB Raih Penghargaan, Ini 5 Nama ke Seleksi Nasional
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan

Berita Terbaru