SUMBAWAPOST.com | Mataram-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis ilmu pengetahuan di NTB.
Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan pentingnya keterlibatan dunia akademik dalam proses perumusan kebijakan publik. Menurutnya, pembangunan daerah tidak boleh lepas dari pendekatan ilmiah yang terukur dan berbasis riset.
“Pemerintah tidak boleh mengabaikan pandangan ilmiah. Karena itu, sinergi dengan kampus menjadi keharusan agar pembangunan berjalan lebih terarah dan berbasis pengetahuan,” ujar gubernur.
Iqbal menjelaskan, kerja sama ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diarahkan pada langkah konkret, khususnya dalam pengembangan Kabupaten Lombok Utara (KLU) sebagai kawasan strategis masa depan NTB.
Menurutnya, KLU memiliki peluang besar untuk ditata secara lebih sistematis karena masih relatif baru dan belum dibebani kompleksitas tata kelola seperti daerah lain.
“KLU adalah kabupaten yang masih bisa ditata dari awal. Potensinya besar, baik dari sisi lingkungan, sosial, maupun sumber daya manusianya. Kehadiran kampus-kampus di sana akan menjadi magnet baru pembangunan dan ekonomi,” pungkasnya.
Ia juga menyoroti kekayaan sosial dan budaya di KLU sebagai modal penting yang harus ditopang dengan pendidikan berkualitas dan inklusif. Kehadiran UNY diharapkan mampu memperkuat ekosistem pendidikan tinggi sekaligus membuka akses lebih luas bagi masyarakat lokal.
Lebih jauh, Gubernur menilai penandatanganan MoU ini sebagai momentum penting dalam sejarah kemitraan pendidikan di NTB, karena menjadi kerja sama perdana antara Pemprov NTB dan UNY.
“Ini bukan sekedar penandatanganan, tetapi langkah awal untuk menghadirkan manfaat nyata bagi NTB dan UNY, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO., menyatakan komitmen pihaknya untuk mendukung pengembangan pendidikan di berbagai daerah, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Ia menegaskan bahwa UNY siap membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Provinsi NTB melalui penguatan pendidikan, riset, serta berbagai program kolaboratif lainnya.
“Kami hadir untuk membangun sinergi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ini menjadi komitmen kami untuk turut berkontribusi dalam pembangunan daerah,” ungkapnya.
Sumaryanto juga mengungkapkan bahwa UNY telah menyiapkan berbagai sumber daya, baik dari aspek akademik maupun kelembagaan, guna mendukung implementasi kerja sama tersebut.
Termasuk di dalamnya peluang pengembangan program studi hingga fasilitas pendidikan di wilayah NTB.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik, sekaligus mendorong percepatan pembangunan berbasis pengetahuan di Nusa Tenggara Barat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










