Mori Hanafi Lanjutkan Sosialisasi 4 Pilar di Kota Bima, Libatkan Komunitas Perempuan dan Ibu-Ibu

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI Mori Hanafi saat memberikan materi Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada komunitas perempuan dan ibu-ibu di Kota Bima pada 31 Maret 2026.

Anggota DPR RI Mori Hanafi saat memberikan materi Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada komunitas perempuan dan ibu-ibu di Kota Bima pada 31 Maret 2026.

SUMBAWAPOST.com | Kota Bima- Anggota DPR RI Dapil NTB I Pulau Sumbawa dari Fraksi Partai NasDem sekaligus Ketua DPW Partai NasDem NTB, Mori Hanafi, kembali melanjutkan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kota Bima pada, Selasa (31/3/2026).

Setelah menggelar sosialisasi pada pagi hingga siang hari bersama mahasiswa, tokoh pemuda, tokoh agama, dan masyarakat umum, kegiatan kembali dilanjutkan pada sore hari dengan melibatkan komunitas perempuan dan para ibu-ibu dari berbagai wilayah di Kota dan Kabupaten Bima.

Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan interaktif dengan membahas pentingnya peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, persatuan, serta ketahanan sosial di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Mori Hanafi menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun karakter bangsa, terutama melalui pendidikan di lingkungan keluarga.

Baca Juga :  12 Juli Kota Mataram Biru! Mori Hanafi Resmi Nahkodai NasDem NTB, Saan Mustopa Pimpin Pelantikan Akbar

“Perempuan dan ibu-ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya. Dari rumah lahir generasi bangsa. Karena itu, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan harus dimulai dari keluarga,” ujar Mori Hanafi.

Ia menjelaskan bahwa penguatan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tidak cukup hanya dipahami di ruang formal, tetapi harus menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Menurutnya, di tengah perkembangan media sosial dan derasnya arus informasi, masyarakat harus memiliki pondasi kebangsaan yang kuat agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

“Bangsa ini besar karena keberagaman. Jangan sampai perbedaan justru dijadikan alat untuk memecah masyarakat. Perempuan memiliki peran penting menjaga harmoni sosial di tengah kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Baca Juga :  NTB Darurat! Gubernur Iqbal Teriak Perang Lawan Narkoba di Bima

Mori Hanafi juga mengajak seluruh peserta untuk terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan.

Kegiatan sosialisasi tersebut diisi dengan dialog dan diskusi bersama peserta yang membahas berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, pendidikan keluarga, hingga peran perempuan dalam pembangunan daerah.

Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan pemahaman kebangsaan yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari, khususnya bagi kaum perempuan dan ibu rumah tangga.

Acara berlangsung penuh keakraban dan ditutup dengan sesi foto bersama serta silaturahmi antara Mori Hanafi dan para peserta dari berbagai komunitas perempuan di Kota Bima.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional
DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok
Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim
Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan
TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan
BKN Restui Perombakan Besar Birokrasi NTB, Jabatan ASN Berbasis Kompetensi Bukan Kedekatan
Asyik Nongkrong di Lapangan Karijawa, Dua Pemuda Dompu Diamankan Polisi, Ternyata Ini Penyebabnya
Karya Jurnalistik dan Fotografi Jadi Penutup Porwada PWI NTB 2026, Ini Daftar Pemenang Terbaik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:21 WIB

Kangkung Lombok Diproyeksikan Jadi Ikon Agrowisata dan Produk Unggulan Berkelas Nasional

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:10 WIB

DPKP NTB Gandeng Kemenkum Perkuat Perlindungan Indikasi Geografis Kangkung Lombok

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:47 WIB

Keluar dari Zona Merah Stunting Tak Mudah, Ini Kendala yang Dihadapi Pemkab Lotim

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:54 WIB

Lotim dan KLU Masih Zona Merah Stunting, Wagub NTB dan TP PKK Turun Tangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Aramco di Lombok Utara di Tengah Minimnya Dukungan

Berita Terbaru