SUMBAWAPOST.com, Mataram– Riuh Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-VI Partai Bulan Bintang (PBB) Nusa Tenggara Barat telah berlalu, namun gaungnya belum usai. Di tengah ketatnya bursa kandidat Ketua DPW yang baru, satu nama mencuri perhatian: Nadirah Al Habsyie sosok perempuan tangguh dari Kabupaten Dompu yang kini melaju sebagai salah satu dari tiga besar calon nakhoda PBB NTB.
Perempuan yang akrab disapa ‘Bunda Nadirah’ ini bukan orang baru di dunia politik. Dua periode di DPRD Kabupaten Dompu, lalu sukses menembus DPRD Provinsi NTB pada Pileg 2024, menjadi bukti bahwa kerja keras, bukan sekadar pencitraan, adalah resep keberhasilannya. Lebih hebat lagi, ia kini tercatat sebagai satu-satunya legislator perempuan dari Pulau Sumbawa sebuah torehan sejarah yang patut dibanggakan.
“Alhamdulillah saya salah satu dari tiga besar nama yang diusulkan Muswil sebagai calon ketua,” ujarnya dengan penuh kerendahan hati saat dihubungi media ini, Rabu (30/4).
Sosok yang juga menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Amanat Bintang Nurani Rakyat DPRD NTB ini menyatakan kesiapannya jika amanah itu jatuh padanya. Dengan tegas, ia menyatakan akan tampil all out membesarkan PBB di NTB dan mengerek elektabilitas partai menuju Pemilu 2029.
“Jika saya yang diminta oleh Bapak Ketua Umum, tentu saya sangat siap menjalankan tugas partai,” tegasnya penuh keyakinan.
Bunda Nadirah bukan hanya politisi, tapi juga pendidik, penggerak, dan pengabdi. Ia membina Yayasan Pendidikan Islam terbesar di Dompu bukti bahwa kepemimpinan bukan sekadar jabatan, tetapi pengabdian. Di tengah arus politik yang keras dan maskulin, ia hadir membawa kesejukan, ketegasan, dan visi perubahan.
“Untuk menambahkan jumlah kursi, tentu butuh strategi jitu. Saya sudah menyiapkan semuanya,” pungkasnya, menyiratkan kesiapan tempur menuju gelanggang politik NTB yang semakin dinamis.
DPP PBB kini memegang kunci. Tapi satu hal yang pasti, suara dari akar rumput sudah jelas: NTB butuh pemimpin baru yang punya rekam jejak, punya jaringan, dan yang paling penting punya hati.
Saatnya yang muda memimpin. Saatnya perempuan bicara lantang. Saatnya Dompu mempersembahkan putri terbaiknya untuk NTB.










