SUMBAWAPOST.com | Lombok Barat- Suasana Dusun Kekait, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, mendadak memanas pada Sabtu (14/1/2026) malam. Perkelahian antar pemuda dari Kekait 1 dan Kekait 2 pecah hingga aparat kepolisian turun tangan untuk meredam situasi dan mengamankan pihak yang terlibat.
Insiden bermula sekitar pukul 20.40 Wita di rumah H. Mauludin, Dusun Kekait 1. Mujiburrohman alias Mujib (17) terlibat cekcok dengan Zamroni Akbar (29).
Sebelum keributan terjadi di rumah tersebut, gesekan lebih dahulu berlangsung di dekat SDN 3 Kekait, Dusun Taebah. Saat itu Muhammad Serli dan Kaspulhaer bertemu dengan Mujib dan sempat berbincang. Dalam percakapan tersebut, Serli menyinggung persoalan sepekan sebelumnya terkait dugaan pemukulan terhadap teman mereka.
Situasi kemudian memanas. Adu mulut tidak terhindarkan hingga terjadi saling tantang. Mujib turun dari sepeda motor dan mendorong Kaspul, yang kemudian memicu perkelahian fisik sebelum akhirnya berhasil dilerai oleh warga sekitar.
Meski sempat mereda, sekitar pukul 21.00 Wita Kaspul datang bersama Zamroni ke rumah Mujib. Pertemuan dengan orang tua Mujib kembali memicu cekcok baru.
Tak lama kemudian, Zamroni sempat meninggalkan lokasi dan kembali bersama Kaspul sambil membawa parang. Mujib merespons dengan melempar piring ke arah keduanya. Warga yang mendengar keributan langsung keluar rumah dan mengejar kelompok yang datang.
Piket SPKT II Polsek Gunungsari yang dipimpin Wakapolsek IPTU Ramli S.H., bersama Bhabinkamtibmas Desa Kekait Aipda Andika Prioyono, segera menuju lokasi. Sejumlah terduga yang terlibat diamankan dan dibawa ke Mako Polsek Gunungsari untuk pemeriksaan.
Kapolsek Gunungsari Iptu Ida Bagus Adnyana Putra yang tiba di Mapolsek menjelaskan bahwa langkah cepat diambil guna mencegah konflik meluas.
“Kami langsung bergerak ke lokasi saat menerima laporan. Pihak yang terlibat sudah diamankan, untuk pemeriksaan dan antisipasi bentrok susulan,” ujarnya.
Ia menyebut pemicu utama keributan lantaran Zamroni tidak menerima rekannya, Kaspul, terlibat perkelahian dengan Mujib sebelumnya.
“Kami juga koordinasi dengan aparat desa, agar persoalan ini bisa diselesaikan melalui mediasi dan tidak berulang,” ungkapnya.
Saat ini, situasi di Dusun Kekait dilaporkan telah kondusif, sementara pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan serta mengedepankan langkah mediasi agar konflik serupa tidak kembali terjadi.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










