Lion Air Hadirkan Dua Rute Baru: Lombok-Malang dan Banyuwangi, Kado Transportasi Premium HUT NTB 2025

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menjelang perayaan HUT NTB 2025 yang jatuh pada tanggal 17 Desember Lion Air Buka Dua Rute Baru Lombok Malang dan Lombok Banyuwangi.

Menjelang perayaan HUT NTB 2025 yang jatuh pada tanggal 17 Desember Lion Air Buka Dua Rute Baru Lombok Malang dan Lombok Banyuwangi.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Menjelang perayaan HUT NTB 2025 yang jatuh pada tanggal 17 Desember, Lion Air Group membawa kabar manis bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Melalui Corporate Communications Strategic Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro, Rabu (10/12/2025) megumumkan bahwa PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) dan Wings Air resmi membuka dua rute baru yang memperkuat konektivitas Lombok dengan Jawa Timur.

Dua rute yang diluncurkan pada Desember 2025 tersebut adalah:

1. Lombok-Malang, mulai terbang 15 Desember 2025

2. Lombok-Banyuwangi, mulai terbang 21 Desember 2025

Keduanya menggunakan pesawat ATR 72 berkapasitas 72 kursi ekonomi, dengan jadwal penerbangan awal Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu.

Baca Juga :  Pesta Rakyat dan Gelar Budaya HUT NTB ke-66, Pimpinan DPRD: Momentum Mencintai dan Melestarikan Kekayaan Budaya

Danang menjelaskan bahwa ekspansi ini merupakan langkah strategis Lion Air Group untuk:

  1. Mempermudah mobilitas masyarakat dari dan menuju Lombok.
  2. Mendukung pengembangan ekonomi NTB melalui optimalisasi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).
  3. Mempercepat distribusi produk UMKM dan logistik yang selama ini memakan waktu lebih lama bila melalui jalur darat dan laut.

Durasi perjalanan kini jauh lebih efisien: 1. Lombok-Malang: 1 jam 10 menit

2. Lombok-Banyuwangi: 1 jam 20 menit

“Rute ini tidak hanya putus Lombok-Malang atau Lombok-Banyuwangi. Melalui BIZAM, konektivitas terbuka lebih luas ke lebih dari 10 kota, seperti Kupang, Waingapu, Tambolaka, Bima, Sumbawa, Makassar, dan lainnya,” jelas Danang.

Baca Juga :  Sidang Gugatan Perkara Hasil Pilkada Kota Bima di MK: Rum-Mutmainnah Dalilkan Terdapat 38.224 Pemilih Ganda

Ia menegaskan, dampak ekonominya signifikan. Mulai dari sektor perhotelan, kuliner, oleh-oleh, transportasi lokal, hingga UMKM dipastikan mendapatkan manfaat dari hidupnya mobilitas udara ini. Harga tiket perdana untuk dua rute tersebut dibuka mulai dari Rp900.000.

Selain dua rute baru tersebut, Lion Air Group juga mencatat peningkatan minat pada sejumlah rute eksisting, seperti Jakarta, Surabaya, Balikpapan, Makassar, Kuala Lumpur, Bima, Sumbawa, Tambolaka, Yogyakarta, hingga Batam.

 

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB