LC Pulang Diantar Cowok Baru, Pacar Lama Murka: Mata Lebam, Hati Remuk, Polsek Sandubaya Jadi Konselor Cinta

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 04:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Sebuah drama malam yang bermula dari urusan hati nyaris berakhir di jalur hukum. Untungnya, Polsek Sandubaya sigap meredam panasnya emosi dua insan yang berseteru dalam kasus cekcok yang melibatkan seorang perempuan pekerja Ladies Companion (LC) asal Jawa Barat dan seorang pria warga Kelurahan Selagalas.

Perseteruan ini mencuat saat sang LC diantar pulang oleh pria lain ke tempat kosnya di kawasan Cakranegara Utara sekitar pukul 23.00 WITA, Minggu malam (3/8/2025). Hal tersebut membuat kekasih lamanya pria asal Selagalas naik pitam. Keesokan harinya, ia mendatangi kos tersebut dan keributan pun tak terhindarkan.

Baca Juga :  Baku Hantam Cewek-Cewek Cantik Ini Berakhir Pelukan, Kapolres Bima Kota: Tenang, Ada RJ

Kapolsek Sandubaya, AKP Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K., mengungkapkan bahwa cekcok berujung pemukulan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman yang dibumbui rasa cemburu.

“Diduga karena terbakar emosi, pria itu sempat memukul hingga menyebabkan luka memar di bagian mata korban,” jelasnya.

Beruntung, langkah cepat Bhabinkamtibmas Cakranegara Utara yang berkoordinasi dengan rekannya di Selagalas berhasil membawa kedua pihak ke meja mediasi di Mapolsek Sandubaya, Senin siang (4/8/2025). Mediasi yang berlangsung terbuka ini turut dihadiri tokoh lingkungan, keluarga, dan para Bhabinkamtibmas terkait.

Baca Juga :  PMI Asal NTB di Myanmar Berhasil Dilacak, Disnakertrans NTB Ungkap Lokasi dan Kondisinya

Hasilnya damai tanpa dendam. Kedua pihak sepakat untuk saling memaafkan, dan pria pelaku penganiayaan menyatakan penyesalan serta berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Komitmen damai itu dituangkan dalam surat perjanjian resmi yang ditandatangani bersama.

“Ini contoh penyelesaian konflik sosial yang cepat, humanis, dan beradab. Tidak semua persoalan harus dibawa ke ranah hukum,” tegas AKP Niko.

Langkah mediasi ini pun mendapat apresiasi dari para tokoh masyarakat, yang menilai pendekatan humanis Polsek Sandubaya menjadi contoh efektif dalam mencegah konflik berkepanjangan di lingkungan warga.

 

Berita Terkait

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026
NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat
PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI
Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi
Garuda NTB Desak Kejari Buka Alasan SP3 Kasus Bidikmisi UMMAT
HUT ke-81, Iqbal Sentil Pembangunan Lombok Tengah: Jangan Cuma Hebat Tiga Hari Saat MotoGP
Jalan Rusak di Bima Ditimbun Polisi, Dinas PU NTB Sebut Perbaikan Oktober dari APBD-P
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Bukan Cuma MotoGP! ITDC dan MGPA Tembus 100 BUMN Terbaik, The Mandalika Makin Naik Kelas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:25 WIB

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Raih Penghargaan Zakat Terbaik di Grand BAZNAS Awards 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10 WIB

NTB Berduka, Tuan Guru Bagu Berpulang: Ilmu dan Keteladanannya Jadi Warisan Umat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:17 WIB

PWI Gandeng Lemhannas, Wartawan Diminta Waspadai Perang Kognitif di Era AI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Eks Kapolda NTB Hadi Gunawan Daftar Ketua Demokrat, 11 Surat Dukungan Diverifikasi

Berita Terbaru