PKS NTB Sembelih 193 Hewan Kurban, Sebanyak 2.000 Paket Daging Dibagikan untuk Warga

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW PKS NTB, Uhibbussa Adi, bersama pengurus dan kader PKS saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Kantor DPW PKS NTB, Mataram, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Ketua DPW PKS NTB, Uhibbussa Adi, bersama pengurus dan kader PKS saat pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Kantor DPW PKS NTB, Mataram, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nusa Tenggara Barat melaksanakan penyembelihan sebanyak 193 hewan kurban pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Ratusan hewan kurban tersebut kemudian diolah dan didistribusikan kepada masyarakat dalam bentuk 2.000 paket daging kurban yang tersebar di 10 kabupaten/kota di NTB.

Ketua DPW PKS NTB, Uhibbussa Adi, mengatakan seluruh hewan kurban yang disembelih berasal dari sumbangan kader, pejabat publik, hingga para legislator PKS baik di DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten/Kota di NTB.

Baca Juga :  Dana Rp43 Miliar Dikbud Digoyang, DPRD NTB Bongkar Dugaan Rekayasa Pengadaan Alat Praktik SMK

“Total ada 193 hewan kurban yang disembelih oleh DPW PKS NTB,” ujarnya di Kantor DPW PKS NTB di Mataram, Kamis (28/5/2026).

Menurutnya, setelah proses penyembelihan selesai dilakukan, daging kurban kemudian dibagi menjadi 2.000 paket untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat melalui pengurus DPD PKS di masing-masing daerah.

“Tentu kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah menyumbangkan dan mempercayakan pemotongan hewan kurban untuk diberikan ke masyarakat,” kata Uhibbussa Adi.

Ia menjelaskan, kegiatan penyembelihan hewan kurban tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial dan kontribusi nyata PKS kepada masyarakat NTB pada momen Hari Raya Idul Adha.

Baca Juga :  Pemprov NTB Dukung Penuh 5 Raperda Prakarsa DPRD, dari Bale Mediasi hingga Perang Melawan Pinjol dan Judol

Selain sebagai ibadah, kegiatan kurban juga diharapkan mampu memperkuat rasa persaudaraan, solidaritas sosial, dan semangat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat.

Pihaknya berharap distribusi daging kurban tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga di NTB.

“Jadi, aksi nyata ini lahir dari niat ibadah yang tulus untuk membantu sesama masyarakat NTB, dalam bentuk hewan kurban pada momen Idul Adha,” katanya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB