SUMBAWAPOST.com | Lombok Timur-Momentum halal bihalal Idul Adha di Kabupaten Lombok Timur menghadirkan suasana hangat dan penuh kekeluargaan di antara unsur pimpinan daerah. Dalam suasana sederhana namun sarat makna tersebut, Bupati Lombok Timur terlihat menyambut Wakil Bupati dengan penuh keakraban dan rasa hormat, mencerminkan hubungan kepemimpinan yang harmonis dan dewasa.
Momen kebersamaan itu pun mendapat apresiasi dari Ketua Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Lombok Timur, Saparwadi. Menurutnya, sikap yang ditunjukkan pimpinan daerah dalam momentum halal bihalal tersebut memperlihatkan karakter kepemimpinan yang tenang, bijak, dan mampu menjaga persatuan dalam membangun daerah.
“Hal seperti ini penting untuk dilihat masyarakat. Kehangatan dan kebersamaan pimpinan daerah menunjukkan bahwa pemerintahan dibangun dengan rasa saling menghargai. Itu menjadi energi positif bagi masyarakat,” ujar Saparwadi.
Ia menilai, suasana penuh kekeluargaan yang terlihat dalam momen Idul Adha tersebut menjadi simbol penting bahwa komunikasi dan hubungan antar pimpinan daerah berjalan harmonis demi kepentingan masyarakat Lombok Timur.
Selain itu, Saparwadi juga menyoroti kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) yang dinilai menunjukkan sikap profesional dan kesiapan dalam mendukung jalannya pemerintahan daerah.
Menurutnya, peran Sekda dalam momentum tersebut mencerminkan pemahaman birokrasi yang matang, khususnya dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan administrasi daerah.
“Sekda menunjukkan sikap profesional. Beliau memahami posisinya sebagai penguat jalannya pemerintahan dan pelayan administrasi daerah. Kehadiran seperti itu penting untuk menjaga keharmonisan antara kepemimpinan politik dan birokrasi,” tambahnya.
Saparwadi menegaskan bahwa halal bihalal Idul Adha bukan sekadar seremoni silaturahmi tahunan, tetapi juga menjadi simbol persatuan, keteduhan, dan kekompakan para pemimpin daerah dalam menjaga arah pembangunan Lombok Timur.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan teladan kepemimpinan yang tidak hanya kuat dalam kebijakan, tetapi juga mampu memperlihatkan etika, penghormatan, dan kebersamaan dalam setiap momentum publik.
“Ketika pemimpin bisa menunjukkan ketulusan, saling menghormati, dan birokrasi berjalan profesional, maka masyarakat akan semakin percaya bahwa daerah ini dipimpin dengan hati dan tanggung jawab,” tutupnya.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










