Kubur Janin di Pantai Selingkuh, Mahasiswi Bima dan Mahasiswa Loteng Gagal Tutupi Aib Cinta Terlarang

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Suasana tenang di Pantai Selingkuh, Lingkungan Bangsal, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, mendadak berubah mencekam, Senin (15/9/2025). Warga dikejutkan oleh penemuan orok bayi yang dikubur di pasir pantai.

Polsek Ampenan yang mendapat laporan segera bergerak cepat, mengevakuasi jasad bayi malang itu sekaligus mengamankan dua mahasiswa yang diduga sebagai pelaku.

Kapolsek Ampenan, AKP Ahmad Majmuk, S.Pd., mengungkapkan penemuan ini berawal dari kecurigaan seorang warga bernama Gj, yang saat itu sedang mencari telur penyu. Ia melihat sepasang muda-mudi menggali pasir dan mengubur bungkusan kain putih.

Baca Juga :  Heboh! Ditemukan Jasad Bayi Diduga Hasil Aborsi di Kosan Kota Mataram, Ibunya Asal Mbojo

“Karena curiga, saksi menegur mereka. Saat ditanya, perempuan itu justru kabur bersama tiga rekannya yang menunggu di parkiran. Sementara pria yang ada di lokasi berhasil diamankan oleh saksi. Setelah galian dibuka, ternyata bungkusan itu berisi orok bayi,” jelas Kapolsek.

Tak lama berselang, polisi tiba di lokasi dan mengamankan dua mahasiswa, masing-masing berinisial TY (21), pria asal Lombok Tengah (Loteng), dan D (19), perempuan asal Kabupaten Bima.

Hasil pemeriksaan sementara mengungkap, keduanya menjalin hubungan pacaran. Diduga, sang perempuan mengalami keguguran setelah menelan obat penggugur kandungan yang mereka beli seharga Rp1,2 juta dari seorang rekan.

Baca Juga :  Kapolresta Mataram Terjun Tanam Jagung di Kebun Pesantren: Sepatu Dinas Basah Demi Swasembada Jagung

“TY menyuruh D meminum dua butir obat penggugur. Keduanya mengaku janin yang dikandung berusia sekitar dua bulan. Peristiwa keguguran itu terjadi sore hari, lalu malamnya mereka berusaha mengubur orok bayi di Pantai Selingkuh sebelum akhirnya dipergoki saksi,” terang AKP Ahmad Majmuk.

Kasus ini kini dalam penanganan Unit PPA Polresta Mataram. Kedua mahasiswa asal Bima dan Loteng tersebut telah diamankan, sementara barang bukti berupa jasad bayi dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 

Berita Terkait

Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan
Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter
KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana
14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
Berita ini 276 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:43 WIB

Truk Molen Diduga Over Tonase Hancurkan Jalan Selong Belanak, APPM-NTB Kecam dan Siap Hadang Jalan

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB

Ini Daftar Lengkap Pemenang Puteri Anak Dan Puteri Remaja NTB 2026, Ajang Bergengsi Cetak Generasi Berkarakter

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:40 WIB

KPU NTB ‘Sekolahin’ Jajaran Lewat Class Menulis, KPU Kota Bima Jadi Kelas Perdana

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Berita Terbaru