Kos-Kosan atau Markas Ninja? Polsek Dompu Temukan Kapak, Anak Panah, dan Bong

Avatar

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Dompu – Enam pemuda diamankan oleh jajaran Polsek Dompu dari sebuah kamar kos di Lingkungan Karijawa Barat, Kelurahan Karijawa, Kecamatan Dompu, pada Senin pagi (23/6/2025) sekitar pukul 05.30 WITA. Dari lokasi, polisi menyita sejumlah senjata tajam (sajam) serta alat yang diduga bekas pakai narkotika jenis sabu.

Kapolsek Dompu IPDA Ade Helmi, S.H., melalui Kasi Humas Polres Dompu AKP Zuharis, S.H., menjelaskan bahwa tindakan ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di salah satu kamar kos milik warga setempat.

“Dari hasil penyelidikan dan penggerebekan oleh anggota kami, ditemukan sejumlah pemuda dengan barang bukti berupa senjata tajam serta peralatan bekas narkoba. Mereka langsung diamankan ke Polsek Dompu untuk pemeriksaan awal,” jelas AKP Zuharis.

Baca Juga :  Kasus Ayam Hilang Hebohkan Desa di Dompu, Ending-nya? Maaf-Maafan dan Foto Bareng di Polsek

Setelah menjalani interogasi awal di Mapolsek Dompu, keenam pemuda tersebut kemudian dilimpahkan ke Unit Reskrim Polres Dompu untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sesuai prosedur hukum.

Identitas Enam Terduga yang Diamankan: A.P. (18), pelajar, warga Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, E.P. (20), pelajar, warga Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat, I.F. (20), tidak sekolah, warga Kelurahan Dorotangga, Kecamatan Dompu, M.F. (15), tidak sekolah, warga Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, S.T. (15), pelajar, warga Desa Ranggo, Kecamatan Pajo, R.A. (19), tidak bekerja, warga Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu

Barang Bukti yang Diamankan di TKP: 1 buah kapak berbahan cakram, 3 anak panah dan 1 buah ketapel, 2 bilah keris, 3 plastik klip bening bekas pakai, 1 kaca hisap (bong), 1 korek api yang telah dimodifikasi, 4 potongan sedotan plastik

Baca Juga :  WNA Buat Ulah di Kota Mataram, Ogah Bayar Hotel: Polsek Ampenan Bantu ‘Check Out’ Pakai Borgol ke Polda NTB

Saksi mata di lokasi kejadian adalah pasangan suami istri pemilik kos, yakni H. M. Irfan (53), PNS, dan Hj. Fatima (52), ibu rumah tangga.

AKP Zuharis menambahkan bahwa tindakan cepat ini merupakan respons atas keresahan warga sekitar terhadap aktivitas yang dicurigai berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba dan potensi gangguan keamanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas. Ini bagian dari komitmen kita menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” pungkasnya.

Saat ini, penyidik Unit Reskrim Polres Dompu masih melakukan pengembangan guna menyelidiki lebih jauh kemungkinan keterlibatan para terduga dalam jaringan narkoba maupun tindak kriminal lainnya.

Berita Terkait

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 12:35 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB