Ketum PWI: Pers Harus Jadi ‘Guru Bangsa’, Bukan Korban Disinformasi

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 30 November 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com| Banten- Malam gala dinner rangkaian kick-off Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Serang, Banten, Sabtu (29/11/25), menjadi panggung pesan penting mengenai masa depan pers Indonesia. Ketua Umum PWI sekaligus Penanggung Jawab HPN 2026, Akhmad Munir, mengingatkan bahwa seluruh insan pers memegang amanah besar sebagai pelayan publik, terutama di era disrupsi media dan derasnya gelombang misinformasi.

Dalam sambutannya, Direktur Utama LKBN Antara itu menyampaikan bahwa inspirasi terbesar malam itu datang dari para penyandang disabilitas yang turut hadir.

“Mereka memiliki impian dan ketabahan yang mungkin lebih besar dari kita semua. Kami merasa menjadi bagian dari keluarga besar mereka,” kata Munir.

Ia menegaskan, pelaksanaan kick-off HPN yang digelar terbuka di Alun-alun Kota Serang merupakan simbol kedekatan pers dengan masyarakat.

“Pers itu pengabdi kepada masyarakat. Jika menyebut diri insan pers, maka kita adalah guru masyarakat,” ujarnya.

Munir menekankan bahwa pers adalah jembatan aspirasi rakyat, sekaligus mata dan telinga yang menyampaikan suara publik kepada pemerintah. Tanpa keberpihakan kepada masyarakat, katanya, pers perlahan akan kehilangan kepercayaan yang menjadi modal utamanya.

Baca Juga :  Hadiri Pelantikan PSOI, Dispora NTB Gaspol Dorong Selancar Jadi Andalan Sport Tourism

Tidak hanya itu, ia juga menyoroti tantangan berat yang dihadapi industri pers saat ini, mulai dari disinformasi hingga maraknya media tidak kredibel. Karena itu, ia mengajak seluruh insan pers kembali ke nilai dasar profesi dan teguh menjaga kode etik jurnalistik.

Dalam kesempatan tersebut, Munir menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Banten serta seluruh konstituen Dewan Pers yang siap bersinergi menyukseskan HPN 2026. Ia memastikan, gelaran HPN di Serang tahun depan akan menjadi momentum penting memperkuat kualitas dan kedekatan pers dengan masyarakat.

Munir juga mengungkapkan bahwa kick-off HPN 2026 direncanakan dihadiri Gubernur Banten Sonny Yatra, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta perwakilan Dewan Pers.

Pada malam gala itu, Anggota Dewan Pers Yogi Hadi Ismanto turut menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat beserta delapan anggota lainnya, karena seluruhnya tengah bertugas di sejumlah daerah. Ia optimistis bahwa HPN 2026 di Banten akan tampil lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana Masuk 10 Besar Nominator Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Yogi menegaskan bahwa sembilan konstituen Dewan Pers telah menyatakan dukungan penuh untuk penyelenggaraan HPN pada 9 Februari 2026.

Sementara itu, Asisten Daerah III Provinsi Banten Denny Hermawan, yang hadir mewakili Gubernur, juga menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur tidak dapat menghadiri gala dinner akibat agenda lain yang tidak bisa ditinggalkan. Namun demikian, ia memastikan dukungan penuh Pemprov Banten terhadap gelaran HPN 2026.

“Bagi Provinsi Banten, ini adalah kesempatan untuk mempererat kerja sama dengan insan pers. Kami tidak dapat melakukan akselerasi pembangunan tanpa dukungan pers, baik nasional maupun daerah,” ujar Denny.

Ia menegaskan, hubungan antara Pemprov Banten dan PWI Banten selama ini terjalin harmonis dan saling menguatkan. Pemerintah, pers, dan masyarakat, katanya, adalah tiga elemen yang tak terpisahkan dalam membangun daerah.

Denny menutup sambutannya dengan memastikan bahwa koordinasi antara Pemprov Banten, PWI, dan panitia akan terus dilakukan hingga pelaksanaan dan suksesnya HPN 2026 mendatang.

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
PPP NTB Bergejolak, Marga Harun Sebut Muscab Dompu Tak Sah dan Bermasalah
Iqbal Libatkan Buruh di ‘Dapur Perda’, Skema PMI Disiapkan Putus Kemiskinan, Umi Dinda Ingatkan Ini
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:23 WIB

Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu

Berita Terbaru