Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana Masuk 10 Besar Nominator Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2026

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 19:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, berhasil menembus babak akhir Anugerah Kebudayaan (AK) PWI Pusat 2026, yang digelar dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Mohan menjadi salah satu dari 10 kepala daerah terbaik di Indonesia yang diundang mempresentasikan visi kebudayaannya di hadapan dewan juri di Jakarta.

Kabar membanggakan ini dikonfirmasi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Mataram), H. Muhammad Ramadhani, yang menyebut Wali Kota Mataram sangat antusias menyambut nominasi ini.

“Insya Allah Pak Wali dipastikan hadir. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan PWI NTB untuk memastikan kesiapan materi presentasi agar mendapatkan hasil maksimal,” ujar Ramadhani, dalam keterangan yang diterima media ini. Sabtu pagi (03/01/2026).

Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat, Yusuf Susilo Hartono, melalui siaran pers (01/01/2026) menjelaskan bahwa pemilihan nominator dilakukan melalui penilaian ketat, termasuk pemeriksaan berkas proposal, video, dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD), dan regulasi daerah yang tebalnya mencapai ratusan halaman.

Baca Juga :  Mataram Selamatkan 655 Honorer, Pemprov NTB Melepasnya: Duel Kebijakan yang Bikin 518 Honorer Terpuruk

Selain Wali Kota Mataram, dua wali kota lain yang lolos adalah Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dan Wali Kota Samarinda Andi Harun. Tujuh nominator lainnya merupakan bupati dari Lampung Utara, Temanggung, Manggarai, Blora, Labuhanbatu, Manokwari, dan Padang Pariaman.

Tahun ini, AK PWI Pusat mengangkat tema ‘Pemajuan Kebudayaan Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan, Berbasis Media dan Pers’. Kota Mataram membidik sub-tema penguatan keragaman ekspresi budaya dan interaksi budaya inklusif, selaras dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.

Sesuai jadwal, H. Mohan Roliskana akan mengikuti sesi presentasi di Kantor PWI Pusat pada 8-9 Januari 2026, diuji oleh dewan juri lintas profesi, mulai dari seniman Sudjiwo Tejo, pakar tari Dr. Nungki Kusumastuti, pengamat seni Agus Dermawan T, hingga Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir dan Yusuf Susilo Hartono.

Baca Juga :  Tim Red Bull Sacha Coenen Berhasil Meraih Posisi Pertama Sesi MX2 Di MXGP Lombok 2024

Yusuf Susilo Hartono menekankan bahwa penilaian akan menitikberatkan pada inovasi dan dampak nyata kebijakan terhadap masyarakat.

“Dalam presentasi nanti, kepala daerah boleh membawa rombongan dinas atau tokoh masyarakat, namun mereka hanya sebagai saksi dan tidak diperkenankan membantu menjawab saat sesi pendalaman materi,” tegasnya.

Sejak digelar pertama kali pada 2016, Anugerah Kebudayaan PWI Pusat telah menjadi motivasi bagi daerah untuk melestarikan warisan budaya melalui inovasi modern, sekaligus mencetak banyak kepala daerah berprestasi yang kini berkiprah di level nasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan
DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD
NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis
Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan
DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:14 WIB

Nama Gubernur NTB Ikut Terseret di Sidang Kasus Dana Siluman DPRD, Publik Tuntut Klarifikasi Terbuka dan Dihadirkan di Persidangan

Selasa, 21 April 2026 - 20:56 WIB

DPR RI Turun ke NTB, Penegakan Hukum Disorot di Tengah Sidang Kasus Dana Siluman DPRD

Selasa, 21 April 2026 - 18:53 WIB

NTB Jadi Kiblat Baru Ekonomi Syariah Nasional, BPRS Tampil Perkasa di Tengah Krisis

Selasa, 21 April 2026 - 17:07 WIB

Darurat! Ribuan Siswa di Lombok Utara ‘Dikepung’ Iklan Rokok Murah, Riset IYCTC Bongkar Fakta Mencengangkan

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Berita Terbaru