Ketua PBB NTB Apresiasi SBMI dan Polres Lotim Gagalkan Dugaan TPPO 20 Remaja: Ini Penyelamatan Masa Depan NTB

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 01:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) NTB yang juga anggota DPRD Provinsi NTB, Nadirah Al-Habsyi, memberikan apresiasi tinggi terhadap respon cepat Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Wilayah NTB dan jajaran Polres Lombok Timur dalam menggagalkan dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan puluhan remaja.

Aksi penyelamatan tersebut bermula dari laporan seorang warga di Kecamatan Sakra Timur yang kehilangan kontak dengan anaknya setelah dijemput seseorang yang diduga kuat merupakan calo. Para remaja ini dijanjikan pekerjaan di Kalimantan dengan bayaran tinggi, namun belakangan terungkap bahwa mereka hampir menjadi korban TPPO.

“Ini bukan penyelamatan biasa, ini penyelamatan masa depan generasi muda NTB. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi sedalam-dalamnya kepada SBMI dan aparat Polres Lombok Timur,” ujar Nadirah Al-Habsyi Selasa (5/8/2025).

Nadirah Al-Habsyi dan juga istri dari Sekwil GP Ansor NTB Arman Anwar menilai keberhasilan ini tidak hanya menyelamatkan para remaja dari bahaya eksploitasi, tetapi juga menjadi peringatan keras bahwa praktik perdagangan orang masih mengintai, terutama di wilayah pedesaan yang rentan.

Baca Juga :  Ketua Bapemperda DPRD NTB Dorong Pers Berintegritas dan Kritis, Usul Perda Lindungi Media Lokal

Anggota DPRD NTB dari NTB VI (Bima, Dompu dan Kota Bima) ini menekankan pentingnya edukasi sejak dini kepada masyarakat, terutama kepada para orang tua dan remaja, agar lebih waspada terhadap tawaran kerja yang tidak jelas prosedur dan legalitasnya.

“Kita harus cegah dari hulu. Orang tua perlu diedukasi tentang modus-modus TPPO. Banyak di antara mereka tergoda karena janji manis yang menyesatkan,” katanya.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Dompu Dua Periode ini juga mendorong agar semua pihak, mulai dari eksekutif, legislatif hingga elemen masyarakat sipil, membangun sistem perlindungan anak dan remaja yang kokoh serta berkelanjutan.

“Jangan biarkan sindikat perdagangan orang punya ruang bergerak. Usut tuntas dan tegakkan hukum. Masa depan anak-anak kita bukan untuk diperjualbelikan,” tegasnya.

Kronologi Penyelamatan 20 Remaja Calon Korban TPPO

Pada Selasa (29/7/2025), sebanyak 20 remaja dijemput secara mendadak oleh orang tak dikenal yang diduga sebagai calo. Mereka dijanjikan akan bekerja di Kalimantan dengan gaji besar. Namun kecurigaan muncul ketika salah satu orang tua di Sakra Timur melapor ke desa dan meminta pendampingan SBMI untuk membuat laporan ke Polres Lombok Timur.

Baca Juga :  Malam Munajat HUT ke-67 NTB: Ada Doa, Musik Religi, sampai Hadiah Umrah dan Motor, Lengkap!

Dari hasil koordinasi cepat lintas instansi Polres Lombok Timur, Polres Lombok Barat, Polresta Mataram, SBMI, dan BP2MI diperoleh informasi bahwa para remaja itu berada di Pelabuhan Lembar dan hendak diberangkatkan.

Pada Sabtu malam (1/8/2025), mereka berhasil diselamatkan dan dipulangkan ke rumah masing-masing.

“Usia mereka mayoritas masih 15 tahun. Ironisnya, ada yang KTP-nya diubah jadi 18 tahun. Padahal baru masuk SMA,” ungkap Ketua SBMI NTB, Usman.

Kasatreskrim Polres Lombok Timur, AKP I Made Dharma Yulia Putra, menyatakan bahwa pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan terhadap para calon korban untuk menggali informasi lebih jauh soal jaringan TPPO ini.

“Kami dalami siapa yang berperan sebagai perekrut, pengantar, dan siapa yang berdiri di balik jaringan ini. Semua kemungkinan kami buka,” ujarnya.

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru