Ketua IPPAT NTB Saharjo Suarakan Solidaritas Kemanusiaan Saat Dampingi Rekan PPAT di PN Mataram

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengadilan Negeri (PN) Mataram, berubah menjadi ruang yang bukan hanya memeriksa Perkara Hukum, tetapi juga memantulkan wajah solidaritas. Ketua IPPAT NTB, Dr Saharjo S.H.,M.Kn.,M.H, hadir mendampingi seorang rekan PPAT yang sedang menghadapi Persidangan, membawa pesan yang jauh melampaui urusan teknis Kenotariatan. Bahwa di tengah badai, sahabat tidak boleh dibiarkan berdiri sendirian. Dengan suara yang tenang namun berwibawa, ia menegaskan bahwa Empati, Keberpihakan pada Kemanusiaan, dan Kebersamaan adalah napas yang harus dijaga oleh setiap insan IPPAT maupun calon Notaris.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Suasana ruang sidang Pengadilan Negeri Mataram berubah haru ketika Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) NTB, Dr Saharjo S.H.,M.Kn.,M.H, hadir memberi dukungan moral bagi seorang rekan PPAT yang tengah menghadapi proses hukum. Bukan sekadar kunjungan biasa, kehadiran Dr Saharjo menjadi pesan kuat tentang pentingnya solidaritas, empati, dan kebersamaan dalam keluarga besar IPPAT.

Baca Juga :  Masya Allah! Ngaku Eks Ketua PSSI Dompu, Asrullah Ketahuan Ngarang, Ketua PSSI NTB: SK-nya Itu Palsu, Nggak Pernah Ada

Di hadapan para anggota IPPAT dan mahasiswa Magister Kenotariatan Universitas Mataram yang turut menyaksikan persidangan, Dr Saharjo  menyampaikan pernyataan mendalam tentang makna kemanusiaan dalam profesi.

“Ketika ada sahabat kita yang diuji, di situlah kemanusiaan kita dipertaruhkan. Kita datang bukan untuk menghakimi, tetapi untuk menunjukkan bahwa ia tidak berjalan sendirian,” ujarnya tegas, namun sarat empati.

Menurutnya, empati bukan sekadar sikap, melainkan fondasi hubungan antarmanusia. “Kita penting menolong bukan karena kita lebih kuat, tetapi karena kita sama-sama manusia. Empati adalah jembatan antara rasa kita dan penderitaan orang lain,” tambahnya.

Dr Saharjo menekankan bahwa nilai moral, solidaritas, dan integritas harus berjalan seiring dalam profesi kenotariatan. Profesi PPAT, katanya, tidak hanya menuntut kepatuhan pada aturan, tetapi juga keberanian untuk hadir dan mendampingi sesama di saat paling sulit. “Integritas bukan hanya tentang bekerja sesuai aturan. Ia juga soal hadir ketika sahabat membutuhkan kekuatan,” ujarnya.

Baca Juga :  2 Kali Kesempatan, Ketua DPRD NTB Isvie Cs Tak Kunjung Dapat Hadirkan Saksi Gugatan Aktivis 105 Miliar

Sebagai dosen notariat, Dr Saharjo mengingatkan mahasiswanya bahwa ilmu hukum tidak akan bernilai jika tidak ditopang kepedulian sosial. “Hari ini kita belajar bahwa solidaritas bukan teori, tetapi tindakan nyata,” katanya menggarisbawahi makna kehadiran IPPAT dalam persidangan tersebut.

Sebelum mengakhiri pesannya, Dr Saharjo menyerukan agar nilai kebersamaan itu terus hidup dalam tubuh organisasi. “Solidaritas adalah nafas kemanusiaan. Selama kita menjaganya, kita tidak hanya menjadi pejabat pembuat akta, tetapi juga manusia yang bermartabat,”ungkap Dr Saharjo

Kehadiran Dr Saharjo bersama jajaran IPPAT di ruang sidang hari itu menjadi simbol kuat bahwa ikatan profesi tidak hanya berdiri di atas aturan, tetapi juga di atas kemanusiaan dan persahabatan yang tidak lekang oleh tekanan apa pun.

Berita Terkait

700 Patriot Olahraga Kota Mataram Siap Tempur di Porprov NTB 2026, Target 180 Medali Emas
PWI NTB Dukung Sukses Porprov 2026, Ajak Atlet Ukir Prestasi Menuju PON 2028
Bawaslu NTB Gandeng Hanura Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Soroti Pemutakhiran Data Partai Menuju Pemilu 2029
Bawaslu NTB Gandeng DPW PPP Evaluasi Pemilu 2024, Matangkan Persiapan Menuju Pemilu 2029
Postur APBD NTB 2027 Diproyeksikan Tembus Rp6,2 Triliun, DPRD Soroti Retribusi Gili dan TPP ASN
Dompet NTB Diprediksi Makin Tebal, Wagub Umi Dinda Ungkap Prioritas APBD 2027
KPU NTB Soroti Politik Uang dan Politik Identitas, Partai Diminta Rutin Perbarui Data SIPOL
KPU NTB Puji Terobosan KPU Lombok Timur, Pendidikan Demokrasi Pertama di Indonesia Masuk Madrasah Aliyah
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:24 WIB

700 Patriot Olahraga Kota Mataram Siap Tempur di Porprov NTB 2026, Target 180 Medali Emas

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:59 WIB

PWI NTB Dukung Sukses Porprov 2026, Ajak Atlet Ukir Prestasi Menuju PON 2028

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:08 WIB

Bawaslu NTB Gandeng Hanura Perkuat Konsolidasi Demokrasi, Soroti Pemutakhiran Data Partai Menuju Pemilu 2029

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:58 WIB

Bawaslu NTB Gandeng DPW PPP Evaluasi Pemilu 2024, Matangkan Persiapan Menuju Pemilu 2029

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:35 WIB

Postur APBD NTB 2027 Diproyeksikan Tembus Rp6,2 Triliun, DPRD Soroti Retribusi Gili dan TPP ASN

Berita Terbaru